Klub sepak bola Wrexham dipastikan gagal menembus zona play-off Championship Inggris setelah ditahan imbang Middlesbrough dengan skor 2-2 pada laga terakhir liga, Sabtu (2/5/2026). Hasil di kandang sendiri tersebut membuat klub berjuluk The Red Dragons ini harus puas finis di peringkat ketujuh klasemen akhir.
Tambahan satu poin dari pertandingan ini tidak cukup bagi Wrexham untuk menggeser Hull City yang mengunci tiket terakhir play-off di posisi keenam. Sebagaimana dilansir dari Bola, tim tamu Middlesbrough lebih dulu unggul lewat gol Tommy Conway sebelum Josh Windass menyamakan kedudukan.
Wrexham sempat memimpin melalui aksi gol Sam Smith menjelang babak pertama berakhir, namun David Strelec menyamakan skor untuk Middlesbrough hanya dua menit berselang. Selain Hull City, tiket play-off lainnya diraih oleh Millwall, Southampton, dan Middlesbrough, sementara Coventry City serta Ipswich Town resmi promosi otomatis ke Premier League.
Salah satu pemilik klub, Ryan Reynolds, mengekspresikan kekecewaannya melalui media sosial namun tetap menyatakan kebanggaannya atas perkembangan tim selama lima tahun terakhir. Reynolds menegaskan bahwa pencapaian musim ini merupakan hasil terbaik dalam sejarah 150 tahun klub meski harus berakhir pahit.
"Saya benar-benar hancur dengan hasil hari ini, tetapi sangat bangga dengan musim kami. Kami telah melangkah jauh dalam lima tahun terakhir dan ini adalah pencapaian terbaik dalam lebih dari 150 tahun sejarah klub," kata Ryan Reynolds, Pemilik Wrexham.
Kegagalan ini membawa dampak ekonomi yang besar bagi klub yang baru saja promosi dari League One musim lalu tersebut. Dr Rob Wilson dari University Campus of Football Business (UCFB) menjelaskan bahwa potensi kerugian finansial Wrexham dapat mencapai angka 135 juta paun atau sekitar Rp3,1 triliun.
Wilson merinci bahwa hilangnya pendapatan langsung dari tiket pertandingan tambahan dan aktivitas komersial mencapai 15 juta paun. Sementara itu, peluang pemasukan dari promosi ke Premier League yang ikut menguap ditaksir bernilai sekitar 120 juta paun.
Meskipun menelan kerugian finansial dan kegagalan promosi, performa Wrexham sepanjang musim 2025/2026 dinilai melampaui ekspektasi awal sebagai tim promosi. Klub kini diprediksi akan memperkuat fondasi tim untuk kembali bersaing memperebutkan tiket promosi pada musim kompetisi mendatang.