PB ESI Tunjuk Xepher Jadi Pelatih Timnas Mobile Legends Asian Games

PB ESI resmi menunjuk Kenny Deo alias Xepher sebagai pelatih timnas Mobile Legends untuk Asian Games 2026 dengan mengusung strategi permainan agresif.

Pengurus Besar Esports Indonesia (PB ESI) resmi menetapkan Kenny Deo, yang dikenal sebagai Xepher, sebagai pelatih kepala tim nasional Mobile Legends untuk ajang Asian Games 2026 pada Jumat (24/4/2026).

Penunjukan ini dibarengi dengan pengungkapan visi strategi tim yang akan mempertahankan identitas permainan menyerang di turnamen multicabang tersebut. Dilansir dari Detik iNET, pemilihan pelatih dilakukan melalui proses evaluasi teknis dan non-teknis yang ketat.

"Sebagai Head Coach, terutama aku mau bawa Indonesia dengan gameplay yang agresifnya sih terkenalnya. Jadi kita nggak akan mengubah identitas Indonesia yaitu dengan gameplay yang agresif, disiplin, dan cerdas," kata Xepher, Pelatih Timnas Mobile Legends.

Xepher menjelaskan bahwa proses seleksi pemain nantinya akan sangat bergantung pada kecocokan dengan pola permainan agresif. Kualitas individu pada peran tertentu bukan satu-satunya tolok ukur, melainkan kemampuan pemain untuk beradaptasi dengan strategi kolektif tim.

Manager Tim Nasional PB ESI, Glorya Famiela Ralahalo, menegaskan bahwa penunjukan Xepher didasarkan pada objektivitas tanpa mempertimbangkan faktor popularitas semata. Evaluasi komprehensif telah dilakukan oleh Badan Tim Nasional (BTN) sebelum mengambil keputusan final.

Aspek kepemimpinan dan ketahanan mental menjadi alasan kuat di balik terpilihnya Xepher untuk memimpin skuad Garuda. Selain itu, kemampuan adaptasi terhadap perubahan meta permainan Mobile Legends yang dinamis dinilai sangat baik oleh pihak federasi.

Indonesia dijadwalkan bakal mengikuti sembilan nomor pertandingan esports dari total 11 kategori yang tersedia di Asian Games 2026. Keputusan ini diambil untuk memaksimalkan potensi perolehan medali pada nomor-nomor unggulan.

Selain Mobile Legends: Bang Bang, nomor pertandingan lain yang akan diikuti meliputi Gran Turismo 7, eFootball, PUBG Mobile, dan Pokemon Unite. Indonesia juga mengirimkan wakil untuk kategori Martial Arts, Identity V, Honor of Kings, serta Naraka.

Recommended