Yamaha Tunjuk Duta Keselamatan Berkendara Remaja di Lima Kota

Yamaha Youth Community kembali menggelar program edukasi safety riding bagi remaja di lima kota besar Indonesia guna membangun budaya berkendara aman.

PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing kembali menyelenggarakan program Yamaha Youth Community (Y2C) pada Selasa, 5 Mei 2026, untuk mengedukasi remaja mengenai pentingnya keselamatan berkendara di lima kota besar di Indonesia.

Program ini bertujuan menjadikan generasi muda sebagai agen perubahan yang mampu menyebarkan kesadaran aman berkendara kepada lingkungan sekitarnya. Sebagaimana dilansir dari Medcom, kegiatan ini difokuskan di wilayah Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Pekanbaru, dan Makassar.

Para anggota yang tergabung dalam komunitas tersebut dipersiapkan untuk menjadi duta merek muda (young brand ambassador). Mereka mendapatkan pelatihan intensif mengenai teknik berkendara yang aman serta pemahaman etika di jalan raya untuk diterapkan dalam mobilitas sehari-hari.

Konsep edukasi dikemas secara kreatif melalui integrasi aktivitas fisik dan konten digital guna menjangkau karakter generasi muda saat ini. Selain materi teknis, peserta didorong untuk aktif berperan sebagai pembuat konten yang mengampanyekan keselamatan di berbagai platform media sosial.

"Bagi Yamaha, generasi muda bukan hanya pengguna, tetapi juga penggerak perubahan. Kami ingin mendorong mereka menjadikan safety riding sebagai bagian dari gaya hidup, bukan sekadar aturan," kata Rifki Maulana, Manager Public Relation, PRA & Community PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing.

Rifki menambahkan bahwa pendekatan yang digunakan sengaja dibuat seru dan dekat dengan keseharian remaja agar nilai keselamatan tersebut dianggap sebagai sesuatu yang membanggakan. Berbagai agenda pelatihan disusun dalam format pengembangan keterampilan atau skill up.

Aktivitas pendukung lainnya meliputi workshop khusus, kegiatan berkendara bersama (riding), hingga kelas kreativitas seperti puisi dan eksplorasi ruang publik. Seluruh rangkaian kegiatan dirancang untuk memperkuat keterlibatan remaja dalam membangun budaya lalu lintas yang lebih baik secara berkelanjutan.

Recommended