Penyerang asal Ukraina Yevhen Bokhashvili secara terbuka mengungkapkan keinginannya untuk menjadi Warga Negara Indonesia (WNI) melalui kanal YouTube Bicara Bola pada awal Mei 2026. Pemain yang lama berkarier di kompetisi domestik ini mengincar status tersebut demi stabilitas masa depan dan dedikasi kepada sepak bola nasional.
Hasrat untuk menetap di Tanah Air didorong oleh situasi keamanan di negara asalnya yang masih dilanda peperangan. Dilansir dari Bola, Yevhen telah menghabiskan waktu selama enam tahun di Indonesia sejak pertama kali mendarat pada musim 2019 untuk membela PSS Sleman.
Selama membela klub berjuluk Super Elang Jawa tersebut, pemain kelahiran 5 Januari 1993 ini mencatatkan 13 gol dari 48 penampilan. Selain PSS Sleman, ia juga tercatat pernah memperkuat beberapa klub besar lainnya seperti Persipura Jayapura, Sriwijaya FC, hingga Persikas Subang.
"Karena jika saya orang Indonesia, maka saya punya lebih banyak kesempatan memberikan yang terbaik bagi Indonesia dan Indonesia dapat membantu saya mewujudkan mimpi saya," kata Yevhen Bokhashvili, mantan pemain Timnas Ukraina U-21 tersebut.
Keputusan untuk beralih kewarganegaraan ini telah mendapatkan dukungan penuh dari pihak keluarga besarnya. Yevhen menjelaskan bahwa keluarganya yang saat ini mengungsi di Jerman memahami bahwa dirinya tidak mungkin kembali ke Ukraina dalam waktu dekat akibat konflik bersenjata.
Keluarga Yevhen sudah menetap di Jerman selama empat tahun terakhir demi mendapatkan perlindungan. Ayahnya yang sudah berusia di atas 60 tahun serta saudara laki-lakinya yang baru menginjak 18 tahun saat ini berada di bawah pengawasan otoritas keamanan di sana.
Yevhen menganggap Indonesia sebagai rumah kedua karena telah memberikan kenyamanan karier yang tidak ia dapatkan di negara Eropa lain. Baginya, memilih opsi menjadi WNI adalah langkah logis daripada terus menunggu ketidakpastian berakhirnya perang di Ukraina.