Gaji bintang sepak bola Liga Inggris memang terdengar fantastis. Tapi ada angka lain yang tak kalah besar: pajak. Tahun pajak 2025 memperlihatkan bagaimana para pemain elite Premier League justru menjadi penyumbang ratusan miliar rupiah ke kas negara Inggris lewat potongan penghasilan mereka.
Data terbaru menunjukkan, total setoran pajak dari 10 pemain Liga Inggris saja menembus lebih dari 100 juta pound sterling. Jika dikonversi dengan kurs rata-rata Rp19.500 per GBP, nilainya setara lebih dari Rp 1,9 triliun. Angka ini membuat daftar 10 Pemain Liga Inggris dengan pajak tertinggi jadi sorotan, bukan cuma dari sisi sepak bola, tapi juga ekonomi.
Fenomena ini menegaskan satu hal: semakin besar gaji, semakin besar pula kewajiban pajaknya. Inggris sendiri menerapkan tarif pajak penghasilan tertinggi hingga 45 persen, belum termasuk pajak perusahaan, dividen, dan capital gains untuk pemain yang mengelola pendapatan lewat badan usaha.
Pajak Besar di Balik Gaji Fantastis Premier League
Premier League dikenal sebagai liga dengan bayaran tertinggi di dunia. Kontrak ratusan ribu pound per pekan sudah jadi hal biasa. Konsekuensinya jelas: beban pajak melonjak.
Mengacu sistem perpajakan Inggris (HM Revenue & Customs/HMRC), atlet profesional tetap dikenakan pajak progresif seperti pekerja lain. Artinya, semakin tinggi pendapatan, tarif pajaknya makin besar.
Secara kolektif, sepuluh nama teratas dalam daftar ini menyumbang lebih dari:
-
£100 juta
-
Setara ± Rp 1,95 triliun (kurs GBP ke Rupiah)
Angka tersebut membuat kontribusi fiskal pesepak bola bukan lagi recehan.
Daftar 10 Pemain Liga Inggris dengan Pajak Tertinggi
10. Kai Havertz – Arsenal
Estimasi pajak: £7,8 juta
≈ Rp 152 miliar
Kontrak besar di Arsenal membuat Havertz masuk jajaran pemain dengan setoran pajak tertinggi. Statusnya sempat disebut sebagai salah satu pemain dengan gaji terbesar di klub.
9. Gabriel Jesus – Arsenal
Estimasi pajak: £7,9 juta
≈ Rp 154 miliar
Dari masa kecil sederhana di Brasil, kini Jesus menyetor pajak ratusan miliar rupiah. Transformasi finansialnya sangat tajam dalam satu dekade.
8. Omar Marmoush – Manchester City
Estimasi pajak: £8,8 juta
≈ Rp 171 miliar
Transfer mahal ke City diduga menaikkan struktur gajinya. Dampaknya langsung terasa di tagihan pajak.
7. Bernardo Silva – Manchester City
Estimasi pajak: £9 juta
≈ Rp 175 miliar
Gelandang serba bisa favorit Pep Guardiola ini ternyata juga “rajin” menyetor pajak dalam jumlah masif.
6. Bruno Fernandes – Manchester United
Estimasi pajak: £9 juta
≈ Rp 175 miliar
Sempat dikaitkan dengan tawaran dari Timur Tengah, tapi selama masih berbasis di Inggris, kewajiban pajak tetap berjalan penuh.
5. Virgil van Dijk – Liverpool
Estimasi pajak: £9,7 juta
≈ Rp 189 miliar
Bek termahal dan bergaji tinggi di dunia ini menyumbang pajak hampir Rp 200 miliar per tahun.
4. Raheem Sterling – eks Chelsea
Estimasi pajak: £9,8 juta
≈ Rp 191 miliar
Meski kontraknya diputus, periode gaji tinggi sebelumnya membuat setoran pajaknya tetap besar.
3. Casemiro – Manchester United
Estimasi pajak: £10,9 juta
≈ Rp 212 miliar
Isu kepindahan ke liga dengan pajak lebih ringan kerap muncul. Faktor pajak memang sering jadi pertimbangan karier pemain senior.
2. Mohamed Salah – Liverpool
Estimasi pajak: £14,5 juta
≈ Rp 283 miliar
Kontrak jangka panjang Salah membuatnya jadi salah satu pembayar pajak terbesar di Premier League.
1. Erling Haaland – Manchester City
Estimasi pajak: £16,9 juta
≈ Rp 330 miliar
Inilah angka tertinggi. Haaland menyetor lebih dari tiga ratus miliar rupiah per tahun. Dalam pernyataan resminya setelah perpanjangan kontrak, ia menyebut merasa “nyaman” dengan situasi finansialnya.
Kenapa Pajak Mereka Bisa Segila Itu?
Skema pajak Inggris
Tarif pajak penghasilan tertinggi: 45%
Ditambah:
-
corporation tax
-
dividend tax
-
capital gains tax
Menurut penjelasan resmi HMRC, atlet profesional diperlakukan sama seperti pekerja berpenghasilan tinggi lainnya.
Artinya, gaji besar otomatis dipotong besar.
Dampak ke Karier Pemain
Tak sedikit pemain mempertimbangkan pindah ke liga dengan pajak rendah, seperti Arab Saudi. Beberapa negara bahkan tidak menerapkan pajak penghasilan pribadi.
Namun, aturan residensi pajak Inggris cukup ketat. Jika masih terikat status penduduk pajak, penghasilan global tetap bisa kena potongan.
Jadi pindah klub belum tentu langsung bebas pajak.
Kesimpulan
Daftar 10 Pemain Liga Inggris dengan pajak tertinggi membuktikan satu hal: Premier League bukan cuma mesin uang bagi pemain, tapi juga sumber penerimaan negara yang signifikan.
Ratusan miliar rupiah per pemain per tahun bukan angka kecil. Di balik sorotan stadion dan gaji fantastis, ada kontribusi finansial nyata ke sistem pajak Inggris.
Selama kontrak besar terus diteken, daftar ini hampir pasti berubah tiap musim. Nama baru bisa masuk, angka bisa naik, dan tagihan pajak pun makin tebal.