Ajax Tumbang di Markas Groningen, Maarten Paes Soroti Mentalitas Tim

Maarten Paes menyoroti mentalitas dan kekompakan tim setelah Ajax dikalahkan Groningen 3-1 pada pekan ke-26 Eredivisie 2025/2026.

Ajax harus mengakui keunggulan Groningen dengan skor 3-1 dalam laga tandang di Euroborg Stadium, Minggu (8/3/2026) dini hari WIB. Kekalahan ini menjadi sorotan penjaga gawang Ajax, Maarten Paes, yang menyoroti mentalitas tim.

Gawang Maarten Paes sudah kebobolan di menit-menit awal pertandingan. Thom van Bergen berhasil menjebol gawang Ajax pada menit ke-6, memanfaatkan assist dari Dies Janse.

Ajax sempat menyamakan kedudukan menjadi 1-1 melalui gol Davy Klaassen di menit ke-30, meneruskan umpan Anton Gaaei. Namun, Groningen kembali unggul di babak kedua.

Oskar Zawada, pemain pengganti Groningen, menjadi momok bagi pertahanan Ajax. Ia mencetak dua gol di menit ke-65 dan 72, memastikan kemenangan Groningen 3-1.

Ini menjadi kekalahan pertama Maarten Paes sejak debutnya pada 22 Februari lalu. Sebelumnya, Ajax bermain imbang melawan NEC Nijmegen (1-1) dan PEC Zwolle (0-0).

Maarten Paes memberikan respons terhadap kekalahan ini dengan menyoroti mentalitas dan kekompakan tim. Ia merasa ada sesuatu yang hilang dari permainan Ajax.

"Ya, dibutuhkan seperti sebuah tim, para pemain yang bersedia berjuang mati-matian untuk satu sama lain," ungkap Maarten Paes dikutip dari Voetbal Primeur.

Ia tidak menyalahkan rekan-rekannya, namun berharap Ajax bisa lebih bersatu dan memiliki karakter yang kuat. "Pada saat-saat sulitlah kita bisa melihat dengan jelas apakah kita adalah sebuah tim atau bukan. Kita semua harus bercermin dan melihat bagaimana kita bisa meningkatkan diri," lanjutnya.

Akibat kekalahan ini, Ajax semakin sulit mengejar posisi dua besar klasemen Eredivisie. Mereka tertahan di urutan ketiga dengan 44 poin. Ajax berpeluang tertinggal lebih jauh dari Feyenoord (48 poin) atau dikejar NEC Nijmegen (43 poin).

Selanjutnya, Ajax akan menghadapi Sparta Rotterdam di Johan Cruyff ArenA pada 15 Maret 2026. Kemenangan menjadi harga mati bagi Ajax setelah gagal meraih poin penuh dalam tiga laga terakhir.

"Ketika menang, semua orang berteman. Pada saat-saat sulitlah kita bisa melihat dengan jelas apakah kita bersedia berjuang mati-matian untuk satu sama lain, apakah kita saling mendukung," ujar Maarten Paes.

"Sepak bola adalah permainan yang penuh kesalahan, kita semua melakukannya, tetapi setidaknya kita harus menjadi sebuah tim," lanjutnya.

Recommended