Alex Marquez Hadapi Awal Musim Sulit di MotoGP 2026, Optimis Bangkit

Alex Marquez gagal naik podium dalam tiga seri pembuka MotoGP 2026 dan kini tertinggal jauh di klasemen. Meski demikian, ia optimistis mampu bangkit.

Awal musim MotoGP 2026 menghadirkan tantangan berat bagi pembalap Gresini Racing, Alex Marquez. Adik dari Marc Marquez ini belum berhasil meraih podium dalam tiga seri perdana, sebuah kondisi yang berbanding terbalik dengan performa cemerlangnya di musim sebelumnya.

Musim lalu, Alex Marquez mampu tampil impresif dan finis sebagai runner-up. Namun, pada awal MotoGP 2026, ia masih berjuang untuk menemukan ritme terbaiknya, bahkan gagal mencetak poin pada seri pembuka di Sirkuit Internasional Chang, Thailand.

Dilansir dari Bola, kondisi ini membuat Alex Marquez berada di peringkat kedelapan klasemen dengan 28 poin, tertinggal 53 poin dari pemuncak klasemen, Marco Bezzecchi. Rekan setimnya, Fermin Aldeguer, berada di posisi ke-14 dengan 15 poin di belakangnya.

Meskipun demikian, Alex Marquez tetap menunjukkan optimisme tinggi. Ia menegaskan bahwa dirinya kini jauh lebih siap dibandingkan musim lalu dan tidak merasakan tekanan, justru merasa lebih percaya diri, seperti dikutip dari Motosan.

Pembalap berusia 29 tahun itu menyadari bahwa ia pernah berada dalam situasi yang ia alami sebelumnya. "Saya tahu saya akan berada dalam situasi yang pernah saya alami sebelumnya. Tahun lalu berbeda, semuanya benar-benar baru bagi saya," ujarnya Alex Marquez.

Alex mengakui bahwa pada musim sebelumnya ia belum sepenuhnya siap secara mental dan pengalaman untuk menangani tekanan persaingan gelar. "Saat itu saya belum siap. Saya belum punya level dan pengalaman di MotoGP untuk menangani situasi tersebut dengan baik, dan saya rasa saya membayarnya di titik tertentu musim itu," tambahnya.

Performa apik Alex Marquez pada musim 2025 bahkan menarik perhatian pengamat balap Neil Hodgson, yang menyebutnya sebagai rival terdekat Marc Marquez dalam perburuan gelar tahun ini. Hodgson menganggap Alex sebagai salah satu pembalap yang paling diremehkan di kelas premier saat ini.

Alex Marquez saat ini tengah fokus membenahi aspek manajemen ban dan performa kualifikasi sebagai persiapan menghadapi seri Eropa di Sirkuit Jerez, Spanyol, yang akan berlangsung pada 24–26 April 2026. Ia percaya Ducati dan Gresini Racing mampu melakukan perbaikan pada motor Desmosedici GP26.

"Hal ini tidak membuatku frustrasi. Aku ingin terus bekerja dan sangat termotivasi untuk melangkah lebih jauh. Rasanya sudah hampir tercapai, tetapi kami masih kekurangan sesuatu," kata Alex Marquez seperti dilansir Crash. Ia menilai absennya GP Qatar pada awal April memberikan waktu lebih untuk menganalisis strategi.

Optimisme Marquez ini juga menjadi isyarat penting bagi Ducati untuk terus mengembangkan motor Desmosedici GP26. Terlebih, Aprilia RS-GP kini menunjukkan performa yang cukup kompetitif, bahkan sedikit mengungguli Ducati.

Selain fokus pada peningkatan performa di lintasan, masa depan Alex Marquez juga menjadi perbincangan. Laporan dari Spanyol menyebut bahwa ia mungkin akan bergabung dengan Red Bull KTM Factory Racing mulai musim 2027, menggantikan Pedro Acosta yang dikabarkan menuju tim pabrikan Ducati.

Jika transfer ini terjadi, Alex Marquez disebut-sebut akan berduet dengan Maverick Vinales di KTM. Meskipun performa motor Ducati saat ini masih dinilai lebih unggul, regulasi teknis baru MotoGP yang akan berlaku di masa depan berpotensi mengubah peta persaingan pabrikan.

Pembalap Spanyol ini menyadari bahwa karakter sirkuit di Eropa akan berbeda. "Karakter sirkuit di Eropa sangat berbeda. Namun, kami sudah tertinggal lebih dari 50 poin. Motor ini membutuhkan gaya balap yang berbeda," tegas Alex Marquez, dikutip Corsedimoto.

Recommended