Pelatih sementara Real Madrid Alvaro Arbeloa bersiap meninggalkan jabatannya setelah pertandingan pamungkas La Liga musim ini melawan Athletic Club di Stadion Santiago Bernabeu. Dilansir dari Bola, timnya berkomitmen mengamankan kemenangan demi memberikan perpisahan terbaik bagi para pendukung.
Keputusan tersebut menandai akhir dari masa bakti singkat sang pelatih sebagai nakhoda tim utama Los Blancos. Kendati demikian, mantan bek kanan Madrid itu mengisyaratkan bahwa peluang untuk kembali ke klub raksasa Spanyol tersebut tetap terbuka lebar di masa depan.
“Saya ingin melihat pertandingan yang hebat dan mengucapkan selamat goodbye kepada fans dengan kemenangan dan kerja keras yang maksimal,” ujar Arbeloa.
Arbeloa mengonfirmasi bahwa tugasnya sebagai pelatih utama akan selesai setelah laga kontra Athletic Club berakhir. Namun, ia tidak menutup kemungkinan untuk kembali melatih klub yang dianggapnya sebagai rumah sendiri pada masa mendatang.
“Real Madrid selalu menjadi rumah saya. Ini mungkin laga terakhir saya musim ini sebagai pelatih Real Madrid, tetapi saya tidak tahu apakah ini akan menjadi yang terakhir dalam hidup saya,” katanya.
Selain membahas masa depannya, juru taktik itu juga memberikan apresiasi mendalam kepada Dani Carvajal yang segera melakoni laga perpisahan di hadapan publik Bernabeu. Carvajal dinilai sebagai representasi ideal dari profil pemain Los Blancos.
“Dia adalah simbol seperti apa seharusnya pemain Real Madrid. Bagi saya, Carvajal berada di level tertinggi bersama para bek kanan terbaik sepanjang sejarah,” ujar Arbeloa.
Penghormatan khusus disiapkan untuk Carvajal yang dipastikan turun sebagai starter dalam pertandingan penting tersebut. Struktur tim juga telah direncanakan agar sang bek mendapatkan apresiasi langsung dari para penonton saat digantikan.
“Besok akan menjadi hari yang sangat spesial untuk memberikan penghormatan kepadanya. Saya yakin seluruh stadion akan berdiri untuk Dani,” tambahnya.
Terkait kondisi internal, Arbeloa mengklarifikasi isu keretakan di ruang ganti dengan menegaskan bahwa perbedaan pendapat diselesaikan secara profesional. Ia juga membantah kabar mengenai potensi dirinya bergabung sebagai staf kepelatihan Jose Mourinho jika manajer asal Portugal itu kembali.
“Saya tidak melihat kemungkinan itu. Mourinho memiliki staf yang luar biasa dan jika dia datang, dia akan membawa timnya sendiri,” tegas Arbeloa.
Di samping masalah internal klub, Arbeloa turut menyoroti isu eksternal seperti penanganan kasus Negreira yang dinilai telah mencoreng citra sepak bola Spanyol. Sementara itu, lini serang Real Madrid berpotensi tampil tanpa Vinícius Júnior yang tengah absen karena urusan pribadi.