Kiper Persija Jakarta, Andritany Ardhiyasa, mengakui bahwa hasil kebobolan dua gol timnya saat melawan Malut United adalah bagian dari permainan tim.
Walau demikian, mantan kapten Timnas Indonesia ini tetap merasa bertanggung jawab dan siap melakukan evaluasi. Persija berhasil mengamankan kemenangan 3-2 atas Malut United dalam laga yang digelar di Stadion Gelora Kie Raha, Ternate, pada Selasa (24/2/2026).
Gol-gol Persija dicetak oleh Alaeddine Ajaraie (menit ke-7), Jordi Amat (menit ke-28), dan Fabio Calonego (menit ke-79). Sementara itu, Ciro Alves (menit ke-77) dan David Da Silva (menit ke-81) mencetak gol untuk Malut United.
Andritany menyatakan bahwa dua gol Malut United yang terjadi akibat umpan silang membuatnya terkejut. Kiper berusia 34 tahun itu hanya bisa melihat bola masuk ke gawang.
"Ini bukan yang pertama saya turun, di pertandingan sebelumnya saya juga main. Dan beberapa pertandingan sebelumnya saya juga bermain," ujar Andritany.
Andritany menambahkan, "Dua gol itu ya wajar. Kenapa? Karena sepak bola itu bermain dengan tim dan dua gol itu ada salah saya juga. Karena sebagai seorang kiper mungkin pelatih-pelatih akan bisa menganalisa apakah saya bisa keluar di dua gol itu untuk memotong bola atau tidak."
Andritany kembali dipercaya menjadi kiper utama Persija, menggantikan Carlos Eduardo. Hal ini dilakukan untuk memaksimalkan kuota tujuh pemain asing outfield.
Dari tujuh pertandingan yang telah dijalani musim ini, Andritany mencatatkan tiga clean sheet dan tujuh kali kebobolan.
"Tapi itu bagian menjadi tanggung jawab saya juga, bagian menjadi evaluasi diri saya untuk ke depannya," imbuh Andritany.