Skuad Arema FC memutuskan untuk langsung bertolak ke Bali pada Sabtu, 25 April 2026, tanpa kembali ke Malang setelah menyelesaikan pertandingan pekan ke-29 di Bandung. Langkah ini diambil sebagai strategi efisiensi waktu menjelang laga krusial melawan Persebaya Surabaya dalam lanjutan kompetisi liga.
Keputusan percepatan keberangkatan tersebut dipicu oleh jadwal pertandingan melawan Persebaya yang akan berlangsung pada Selasa, 28 April 2026, di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar. Dilansir dari Bola, tim berjuluk Singo Edan ini hanya memiliki waktu pemulihan selama tiga hari sebelum melakoni derbi Jawa Timur tersebut.
Asisten pelatih Arema FC, Siswantoro, mengungkapkan bahwa faktor kelelahan pemain menjadi pertimbangan utama manajemen dalam membatalkan rencana pulang ke Malang. Perjalanan langsung ke Bali dinilai lebih efektif untuk menjaga kebugaran fisik para penggawa Singo Edan.
"Karena hanya punya jeda tiga hari, diputuskan tim langsung menuju Bali," kata Siswantoro, asisten pelatih Arema FC. Menurutnya, jika tim memaksakan kembali ke Malang terlebih dahulu, durasi istirahat dan persiapan teknis akan berkurang signifikan akibat perjalanan yang berulang.
Pemindahan lokasi pertandingan ke Bali sendiri disebabkan oleh kendala perizinan keamanan di Malang. Kepolisian setempat merekomendasikan agar laga tensi tinggi ini digelar di luar wilayah Malang guna menjaga kondusivitas masyarakat pasca tragedi di Stadion Kanjuruhan beberapa waktu lalu.
Dalam rombongan yang bertolak ke Bali, Arema FC membawa 24 pemain yang sama dengan daftar susunan pemain saat menghadapi Persib Bandung. Siswantoro memastikan tidak ada penambahan personel baru dari Malang untuk memperkuat komposisi tim yang ada saat ini.
Kiper keempat, Andrian Casvari, tetap disertakan dalam skuad karena dua penjaga gawang lainnya, Adi Satryo dan Gianluca Pandeynuwu, masih mengalami gangguan kesehatan. Tim pelatih memilih untuk mempertahankan komposisi pemain yang tersedia guna menjaga ritme permainan yang sudah terbentuk.
Arema FC mengantongi modal kepercayaan diri tinggi setelah mencatatkan tren positif tidak terkalahkan dalam empat laga terakhir. Sementara itu, Persebaya Surabaya juga sedang dalam performa stabil, sehingga pertemuan kedua tim di papan tengah klasemen ini diprediksi akan berlangsung ketat.