Arema FC Kalahkan PSIM Yogyakarta 3-1 di Stadion Kanjuruhan

Arema FC menuntaskan kompetisi BRI Super League 2025/2026 lebih awal setelah menumbangkan PSIM Yogyakarta dengan skor akhir 3-1.

Kemenangan telak 3-1 diraih Arema FC saat menjamu PSIM Yogyakarta dalam laga penutup kompetisi BRI Super League 2025/2026 di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, pada Jumat (22/5/2026).

Hasil pertandingan ini membuat klub berjuluk Singo Edan tersebut mengemas total 48 poin untuk mengamankan posisi ke-9 di klasemen akhir, sebagaimana dilansir dari Bola.

Pelatih Arema FC, Marcos Santos, mengisyaratkan bahwa manajemen klub akan segera mengambil langkah cepat dalam mempersiapkan tim untuk menghadapi kompetisi musim mendatang.

"Ini musim yang berat. Dan dalam dua hari kedepan kami akan berkomunikasi dengan manajemen untuk menentukan siapa yang bertahan dan pergi," kata Marcos Santos, Pelatih Arema FC.

Meskipun demikian, masa depan juru taktik berkebangsaan Brasil itu sendiri masih belum menemui kejelasan karena belum menggelar pertemuan resmi dengan pihak manajemen.

"Saya mungkin besok akan pulang ke Brasil. Namun, komunikasi dengan manajemen akan tetap dilakukan," terang Marcos Santos, Pelatih Arema FC.

Marcos Santos menegaskan loyalitasnya dan memprioritaskan Arema FC sebelum mempertimbangkan penawaran dari klub lain karena sudah merasa betah di Malang.

"Beberapa waktu lalu, saya ada tawaran kembali melatih tim di Brasil. Namun, saya tetap di sini karena sudah nyaman. Terima kasih untuk manajemen, tim pelatih, pemain, suporter dan semuanya. Untuk musim depan, saya mau tetap di sini. Namun masih belum bertemu dengan manajemen," jelas Marcos Santos, Pelatih Arema FC.

Langkah cepat manajemen ini terbilang tidak biasa karena Arema FC kerap terlambat menyusun skuat, terlebih setelah beberapa musim terakhir mereka hanya mampu berkutat di papan tengah.

Singo Edan kini juga diterpa kabar kepindahan penyerang tersubur mereka, Dalberto Luan, yang mengoleksi 19 gol sepanjang musim ini.

"Nanti akan berunding dulu dalam dua hari kedepan," jawab Marcos Santos, Pelatih Arema FC.

Kehilangan striker tajam menjadi hal yang berulang bagi Arema FC, mengingat sebelumnya mereka juga ditinggal Carlos Fortes ke PSIS Semarang pada 2022 dan Gustavo Almeida ke Persija Jakarta pada 2024.

Recommended