Arema FC memperkenalkan jersey keempat mereka untuk mengarungi BRI Super League 2025/2026. Desain jersey didominasi warna putih yang dipadukan dengan aksen silver.
Peluncuran jersey ini terbilang terlambat mengingat kompetisi musim ini hanya menyisakan sembilan pertandingan. Meski begitu, manajemen Arema menegaskan bahwa tujuan perilisan jersey ini lebih dari sekadar seragam baru.
Keuntungan bersih dari penjualan jersey ini akan disumbangkan kepada keluarga korban Tragedi Kanjuruhan. Seperti yang diketahui, tragedi yang terjadi pada 1 Oktober 2022 lalu menyebabkan 135 orang meninggal dunia.
Manajemen Arema menunjukkan bahwa mereka tidak melupakan tragedi tersebut dan tetap memberikan perhatian kepada keluarga korban. Selain itu, mereka juga melihat adanya peningkatan animo Aremania untuk mendukung tim secara langsung di stadion.
Manajer Store Arema FC, Tjiptadi Purnomo menjelaskan, "Jersey keempat ini bukan sekadar tampilan baru di lapangan, tapi juga tentang kepedulian dan kebersamaan."
Penjualan jersey saat ini sedang ditutup karena toko online dan offline Arema sedang libur Idulfitri. Penjualan akan kembali dibuka setelah hari raya.
Desain jersey keempat Arema FC mendapat banyak pujian di media sosial. Tampilannya yang simpel namun elegan, dengan motif kain singa di bagian depan dan kombinasi warna putih dan silver, dinilai sangat cocok.
Salah satu komentar dari warganet, @putrayudhawijaya menulis, "Jersey elite, menang sulit."
Saat ini, Arema FC berada di urutan ke-11 klasemen sementara dengan 31 poin. Sempat memiliki momentum untuk mendekati papan atas, performa tim menurun dalam empat pertandingan di bulan Ramadan.
Manajemen Arema FC menargetkan tim Singo Edan dapat masuk lima besar di klasemen akhir musim ini.