Formula 1 (F1) musim 2026 menghadapi ancaman pembatalan sejumlah seri balapan. Dua seri Grand Prix (GP) di Timur Tengah berpotensi dibatalkan karena konflik di kawasan tersebut.
Formula 1 diperkirakan akan mengumumkan pembatalan GP Bahrain dan GP Arab Saudi. Sedianya, kedua balapan tersebut berlangsung pada April.
Awalnya, kalender F1 2026 direncanakan terdiri dari 24 seri, menyamai musim 2025. Namun, kekhawatiran keamanan di Timur Tengah dapat mengurangi jumlah balapan menjadi 22.
Dampak dari situasi keamanan telah terasa. Pirelli, pemasok ban resmi F1, membatalkan acara pengujian ban di Bahrain menjelang GP Australia.
Keputusan itu diambil setelah adanya rekaman yang menunjukkan puing-puing di sekitar Bahrain National Communication Centre, hanya 15 mil dari sirkuit F1.
"CEO Formula 1, Stefano Domenicali, memprioritaskan keselamatan sekitar 3.000 orang yang terlibat dalam operasional setiap seri balapan," demikian laporan dari Daily Mail.
Meski Jeddah dinilai lebih stabil, GP Arab Saudi terancam batal karena keterkaitannya dengan GP Bahrain. Jika salah satu dibatalkan, yang lain kemungkinan besar juga tidak akan digelar.