Arsenal Ditantang Hadapi Tekanan dalam Perburuan Gelar Liga Inggris

Mikel Arteta menantang pemain Arsenal untuk berani menghadapi tekanan dalam perburuan gelar juara Premier League 2025/2026.

Tekanan dan kritik menjadi tantangan yang harus dihadapi Arsenal dalam perburuan gelar juara Premier League 2025/2026. Mikel Arteta, manajer Arsenal, secara terbuka menantang para pemainnya untuk berani menghadapinya.

Sorotan tajam menghampiri Arsenal setelah hasil imbang melawan Wolverhampton Wanderers. Kegagalan mempertahankan keunggulan dua gol memunculkan tuduhan bahwa Arsenal adalah tim bottlers.

Menanggapi hal ini, Arteta memberikan pesan tegas kepada skuadnya. Ia mempertanyakan apakah pemain ingin menjadi bagian dari kebisingan tersebut, atau memilih untuk bergabung dengan klub lain.

"Tanyakan kepada mereka: Apakah Anda ingin menjadi bagian dari kebisingan ini? Atau tidak? Jika tidak, pergilah dan lakukan hal lain. Bergabunglah dengan klub lain atau Anda ingin menjadi Arsenal?" ujar Arteta.

Arteta menambahkan, tuntutan untuk bersaing memperebutkan gelar telah berlangsung lama. Menurutnya, kebisingan adalah bagian dari proses tersebut.

"Semua orang sudah menuntut selama 10 atau 15 tahun agar kami kembali bersaing memperebutkan gelar dan sekarang kami sudah di sana, lalu bagaimana? Anda tidak mau ada kebisingan? Kebisingan adalah bagian dari itu dan peluru juga bagian dari itu, dan kami mencoba menghadapinya dengan cara yang benar untuk mencapai apa yang kami cari," lanjutnya.

Sementara itu, Manchester City memangkas jarak poin dengan Arsenal menjadi dua setelah kemenangan atas Newcastle United. Pelatih Manchester City, Pep Guardiola, memuji kemenangan tersebut sebagai sesuatu yang masif.

Nico O’Reilly mencetak dua gol dalam laga tersebut, sementara Newcastle United sempat menyamakan kedudukan lewat Lewis Hall. Guardiola menyadari bahwa sisa musim akan penuh tekanan. "Itu sangat besar. Newcastle adalah tim yang luar biasa. Pertandingan hari ini adalah gambaran dari 11 laga berikutnya yang akan kami hadapi. Setiap pertandingan akan seperti itu, sebuah pertempuran," ujar O'Reilly.

Guardiola memberikan tiga hari libur kepada para pemainnya. "Sekarang kami punya tiga hari libur. Saya bilang kepada mereka, ‘yang harus kalian lakukan adalah minum banyak caipirinha dan daiquiri dalam tiga hari ke depan, nikmati hidup’, lalu kami kembali berlatih dengan benar dan pergi ke Leeds," lanjutnya.

Derbi London utara antara Arsenal dan Tottenham Hotspur menjadi sorotan utama akhir pekan ini, yang akan berlangsung pada Minggu (22/2/2026). Laga ini menjadi kesempatan bagi pelatih interim Spurs, Igor Tudor, untuk mencuri perhatian.

Liverpool akan bertandang ke Nottingham Forest dalam laga lain. Sunderland menjamu Fulham, sementara Wolves akan bertandang ke markas Crystal Palace.

Dengan jarak hanya dua poin di puncak klasemen, mampukah Arsenal membungkam kebisingan dan menjaga jarak dari kejaran City?

Sumber: The Irish News

Recommended