Arsenal Kalah dari City, Saka dan Kepa Dikritik Warganet

Arsenal menelan kekalahan 0-2 dari Manchester City di final Carabao Cup, yang membuat Saka dan Kepa menjadi sasaran kritik warganet.

Arsenal harus mengakui keunggulan Manchester City dalam final Carabao Cup 2025/2026. Pertandingan yang berlangsung di Wembley Stadium, Minggu malam (22/3/2026) itu berakhir dengan skor 0-2 untuk kemenangan City. Kekalahan ini memicu reaksi keras dari warganet, yang menyoroti penampilan Bukayo Saka dan Kepa Arrizabalaga.

Pada babak pertama, pertandingan berjalan relatif seimbang. Arsenal sempat mendapatkan peluang melalui Bukayo Saka dan Kai Havertz, namun penjaga gawang Manchester City, James Trafford, tampil gemilang.

Manchester City meningkatkan intensitas serangan di babak kedua. Pada menit ke-60, Nico O'Reilly berhasil mencetak gol pembuka, memanfaatkan kesalahan fatal dari Kepa Arrizabalaga yang gagal mengamankan umpan silang. Empat menit kemudian, O'Reilly kembali mencetak gol melalui sundulan, mengubah skor menjadi 2-0.

Performa Kepa Arrizabalaga menjadi pusat perhatian setelah pertandingan. Keputusan Mikel Arteta untuk menurunkannya sebagai starter, menggantikan David Raya, menuai pertanyaan, terutama setelah blunder yang menyebabkan gol pertama City.

Kritik terhadap Kepa membanjiri media sosial X (Twitter), membuatnya menjadi trending topic. Banyak warganet menilai kesalahannya menjadi titik balik pertandingan. Beberapa bahkan mengaitkan penampilannya dengan pengalamannya di Chelsea.

@RizqiFahmi9 berkomentar, "Itu yg 2019 pasti masih bikin fans Celsi geram sih. Kalau aja dia nurut dan nggak ngeyel mau diganti sama Caballero di penghujung perpanjangan babak, mungkin Celsi yg akan menang di adu penalti."

"Gak nanya ke Chelsea dulu kalo mau mainin Kepa di Wembley," tulis @memweeed.

@sebelum_dit mengungkapkan, "keinget lawan ipul di final pas adu penalti tendangannya malah nembak burung."

Saka Tak Luput dari Kritik

Selain Kepa, Bukayo Saka juga menjadi sasaran kritik. Sebagai kapten tim, Saka dinilai kurang memberikan kontribusi signifikan di lini serang Arsenal.

Saka mengalami kesulitan menembus pertahanan City dan menciptakan peluang berbahaya. Beberapa media bahkan memberikan rating rendah atas penampilannya.

Kritik terhadap Saka juga muncul di media sosial. Sebagian fans menilai ia kembali tampil mengecewakan di laga besar, sementara yang lain menganggap performanya menurun sejak awal musim.

Namun, ada juga yang membela Saka, menilai ia menjadi korban strategi Manchester City yang berhasil membatasi pergerakannya.

@iwahyudis menulis, "Saka kalah segala2nya dari O'Reeily, Kapten & Starboy yg baru perpanjang kontrak besar malah bermain tanpa jiwa."

@haloakutasa berharap, "plis, saka boleh ngga di beberapa match depan disimpen dulu."

"Saka lagi menurun. Perlu banyak introspeksi. Poor performance from the captain today," kata @JalanArsenal.

Recommended