Arsenal sukses mengamankan poin penuh dalam pertandingan lanjutan Liga Inggris 2025/2026 melawan Chelsea. Laga yang digelar di Emirates Stadium, London, pada Minggu (01/03/2026) waktu setempat ini berakhir dengan skor 2-1 untuk kemenangan tuan rumah.
Menariknya, seluruh gol dalam pertandingan ini tercipta melalui skema set-pieces. William Saliba membuka keunggulan Arsenal pada menit ke-21, disusul gol dari Jurrien Timber di menit ke-66. Chelsea sempat menyamakan kedudukan melalui gol bunuh diri Piero Hincapie pada menit ke-45+2.
Manajer Arsenal, Mikel Arteta, menanggapi santai anggapan bahwa timnya terlalu bergantung pada set-pieces. "Ini bukan pertandingan yang buruk. Anda harus memainkan permainan yang memang harus Anda mainkan, dan melawan Chelsea, Anda tahu persis permainan seperti apa yang akan Anda mainkan," kata Arteta.
Arteta menambahkan bahwa pertandingan melawan Chelsea menyajikan kualitas yang tinggi dan kedua tim harus mampu beradaptasi dengan strategi masing-masing. Menurutnya, detail kecil pada akhirnya menjadi penentu hasil akhir.
Arsenal langsung mengambil inisiatif serangan sejak awal pertandingan. Peluang pertama didapatkan melalui tembakan Martin Zubimendi, meski masih melambung di atas mistar gawang. Chelsea merespons melalui tendangan bebas Neto pada menit ke-10, namun Mamadou Sarr gagal memanfaatkannya.
Gol pembuka Arsenal hadir pada menit ke-21. Sepak pojok Bukayo Saka disambut sundulan Gabriel yang kemudian diteruskan oleh William Saliba. Bola sempat mengenai Sarr sebelum akhirnya masuk ke gawang Chelsea.
Chelsea mulai keluar dari tekanan menjelang akhir babak pertama. Beberapa umpan silang berbahaya dari Reece James memaksa David Raya bekerja keras di bawah mistar gawang. Namun, petaka datang bagi Arsenal di menit ke-45+2. Sepak pojok James membentur kepala Piero Hincapie dan berbuah gol bunuh diri, membuat skor imbang 1-1 saat turun minum.
Babak Kedua
Chelsea tampil lebih agresif di babak kedua. Enzo Fernandez dan Joao Pedro bergantian menguji ketangguhan David Raya. Arsenal sempat berada di bawah tekanan dari serangkaian sepak pojok, namun Raya mampu melakukan penyelamatan penting.
Momentum berbalik pada menit ke-66. Sepak pojok Declan Rice berhasil dimanfaatkan Jurrien Timber yang lolos dari kawalan dan menyundul bola ke gawang Robert Sanchez, membawa Arsenal kembali unggul 2-1.
Chelsea semakin kesulitan setelah Pedro Neto menerima kartu kuning kedua pada menit ke-70, sehingga tim tamu harus bermain dengan sepuluh pemain. Unggul jumlah pemain, Arsenal lebih nyaman mengontrol tempo pertandingan.
Eberechi Eze nyaris menambah keunggulan Arsenal, namun Sanchez masih mampu menyelamatkan gawangnya. Di masa injury time, gol Liam Delap dianulir karena offside. Skor 2-1 untuk kemenangan Arsenal bertahan hingga peluit akhir dibunyikan.
Susunan Pemain
ARSENAL (4-2-3-1): David Raya; Jurrien Timber, William Saliba, Gabriel Magalhaes, Piero Hincapie; Martin Zubimendi, Declan Rice; Bukayo Saka, Eberechi Eze, Leandro Trossard; Viktor Gyokeres.
CHELSEA (4-2-3-1): Robert Sanchez; Reece James, Mamadou Sarr, Trevoh Chalobah, Jorrel Hato; Moises Caicedo, Andrey Santos; Cole Palmer, Enzo Fernandez, Pedro Neto; Joao Pedro.