Arsenal berhasil mengamankan kemenangan tipis 1-0 saat bertandang ke markas West Ham United pada Minggu, 10 Mei 2026, dalam laga yang diwarnai drama pembatalan gol di menit akhir. Tim tamu nyaris kehilangan poin setelah gawang David Raya kebobolan pada masa injury time.
Kemenangan krusial The Gunners dipastikan setelah wasit Chris Kavanagh menganulir gol Callum Wilson pada menit ke-95. Keputusan tersebut diambil setelah peninjauan Video Assistant Referee (VAR) mendeteksi adanya pelanggaran terhadap kiper Arsenal sebelum bola melewati garis gawang.
Sebagaimana dilansir dari Bola, gol Wilson awalnya dianggap sah oleh ofisial pertandingan dan memicu perayaan besar dari pendukung tuan rumah. Namun, Mikel Arteta memberikan protes keras di pinggir lapangan karena meyakini David Raya telah diganggu saat mencoba mengamankan bola.
Hasil tinjauan monitor menunjukkan bahwa pemain West Ham, Pablo, dinilai menghalangi pergerakan Raya dalam kemelut yang terjadi di depan gawang. Keputusan ini memicu perdebatan luas di media sosial terkait standar penilaian wasit di kompetisi Premier League musim ini.
Banyak pihak membandingkan insiden tersebut dengan momen kemenangan Arsenal atas Manchester United di awal musim. Saat itu, gol sundulan Riccardo Calafiori tetap disahkan meski William Saliba terlihat memegang lengan kiper Altay Bayindir dalam proses terjadinya gol.
Kemenangan di markas West Ham ini sangat berarti bagi Arsenal guna menjaga posisi mereka dalam persaingan ketat perebutan gelar juara. Sebaliknya, kekalahan ini membuat West Ham United tetap tertahan di papan bawah dan masih terancam oleh zona degradasi.
Meskipun dihujani kritik mengenai inkonsistensi keputusan VAR, Mikel Arteta menegaskan fokusnya hanya pada hasil akhir pertandingan. Baginya, tambahan tiga poin ini merupakan momentum penting untuk menjaga ritme permainan tim di fase krusial kompetisi.