Arsenal resmi mencatatkan rekor kemenangan terbanyak dalam satu musim sepanjang sejarah klub setelah menundukkan West Ham United 1-0 di London Stadium pada Minggu (10/5/2026). Gol tunggal Leandro Trossard memastikan kemenangan ke-42 The Gunners di semua kompetisi pada musim 2025/2026.
Pencapaian ini melampaui rekor sebelumnya sebanyak 41 kemenangan yang bertahan sejak musim 1970/1971. Dilansir dari Bola, skuad asuhan Mikel Arteta kini unggul lima poin di puncak klasemen Liga Inggris dan hanya membutuhkan dua kemenangan lagi untuk mengunci gelar juara.
Pertandingan berlangsung ketat dengan Arsenal yang sempat tampil tertekan oleh serangan tim tuan rumah. Kreativitas Martin Odegaard yang masuk sebagai pemain pengganti di babak kedua menjadi pembeda setelah ia memberikan assist matang untuk gol kemenangan Trossard.
Kiper David Raya tampil impresif dengan melakukan serangkaian penyelamatan krusial untuk menjaga gawang tim tamu tetap bersih dari kebobolan. Raya menggagalkan peluang emas dari Valentin Castellanos serta Mateus Fernandes yang mengancam pertahanan Meriam London.
Drama sempat terjadi di menit akhir laga saat Callum Wilson mencetak gol untuk West Ham, namun Video Assistant Referee (VAR) menganulir gol tersebut. Wasit memutuskan telah terjadi pelanggaran oleh Pablo Felipe sebelum gol tercipta, sehingga keunggulan Arsenal tetap terjaga.
Lini pertahanan yang digalang William Saliba dan Gabriel Magalhaes juga berperan penting dalam mempertahankan skor tipis tersebut. Gabriel tercatat melakukan blok krusial di masa injury time untuk menggagalkan upaya penyama kedudukan dari pemain West Ham.
Selain ambisi meraih gelar Premier League, Arsenal juga berpeluang mengamankan status double winners musim ini. Tim asal London Utara tersebut hanya membutuhkan tiga kemenangan tambahan di sisa kompetisi untuk menyempurnakan musim bersejarah mereka.
| Musim | Jumlah Kemenangan | Status |
|---|---|---|
| 2025/2026 | 42 Kemenangan | Rekor Baru |
| 1970/1971 | 41 Kemenangan | Rekor Lama |
| 2003/2004 | 30+ Kemenangan | Invincibles |
Kombinasi antara pemain senior dan talenta muda disebut menjadi faktor utama konsistensi permainan Arsenal di bawah arahan Arteta. Meskipun beberapa pemain seperti Bukayo Saka dan Eberechi Eze tampil di bawah performa terbaiknya pada laga ini, kedalaman skuad mampu menutupi celah tersebut.
Kemenangan di London Stadium ini memperpendek jarak Arsenal menuju trofi Liga Inggris pertama mereka sejak tahun 2004. Fokus tim kini beralih ke pertandingan selanjutnya untuk segera memastikan gelar juara secara matematis.