Arus Balik Lebaran 2026 ke Jabotabek Capai 2,77 Juta Kendaraan

Total 2,77 juta kendaraan telah kembali ke Jabotabek hingga H+7 Lebaran 2026, setara 81,72% dari proyeksi, didominasi arah Timur.

Hingga H+7 setelah Idulfitri 1447H, volume lalu lintas kendaraan yang kembali menuju wilayah Jabotabek mencapai 2.773.767 unit. Angka ini setara dengan 81,72% dari total proyeksi arus balik yang diperkirakan sebesar 3,39 juta kendaraan, demikian disampaikan oleh Jasa Marga. Periode pemantauan arus balik berlangsung dari H-10 hingga H+7 Idulfitri, yaitu antara 11 sampai 28 Maret 2026, seperti dilansir dari Medcom.

Peningkatan signifikan terlihat dalam pergerakan kendaraan ke arah Jabotabek. Rivan A Purwantono, Direktur Utama Jasa Marga, mengonfirmasi bahwa data tersebut merupakan akumulasi dari empat gerbang tol (GT) utama. Gerbang-gerbang tol yang menjadi titik pemantauan meliputi GT Cikampek Utama, GT Kalihurip Utama, GT Cikupa, dan GT Ciawi.

Mayoritas kendaraan yang kembali ke Jabotabek berasal dari arah Timur. Data menunjukkan bahwa sebanyak 1.306.467 kendaraan, atau 47,1% dari total lalu lintas, datang dari Trans Jawa dan Bandung. Sementara itu, 815.036 kendaraan (29,4%) berasal dari arah Barat melalui Merak, dan 652.264 kendaraan (23,5%) dari arah Selatan melalui Puncak.

Dari jalur Timur, GT Cikampek Utama mencatat 724.401 unit kendaraan yang melintas. Jumlah ini menunjukkan peningkatan 45,4% dibandingkan kondisi lalu lintas normal. Lalu lintas dari arah Bandung, yang melewati GT Kalihurip Utama, juga menunjukkan kenaikan. Tercatat 582.066 kendaraan atau naik 2,9% dari kondisi normal. Secara gabungan, total arus dari kedua jalur timur ini naik 22,8% dari kondisi normal.

Pergerakan dari arah Barat melalui GT Cikupa mencapai 815.036 unit. Angka ini sedikit lebih rendah 1,4% dibandingkan lalu lintas normal. Sementara itu, dari arah Selatan, GT Ciawi mencatat 652.264 kendaraan, mengalami peningkatan 3,1%.

Puncak arus balik harian teridentifikasi pada Selasa, 24 Maret 2026, dengan 256 ribu kendaraan yang kembali ke Jabotabek. Jumlah ini meningkat 99,0% dari lalu lintas normal, didominasi 62,1% pemudik dari arah Timur (Trans Jawa dan Bandung). Pada Sabtu, 28 Maret 2026, volume kendaraan mencapai 212.138 unit, atau naik 46,7% dari kondisi normal 144.601 kendaraan.

Untuk Minggu, 29 Maret 2026, Jasa Marga memproyeksikan sekitar 249 ribu kendaraan akan kembali ke Jabotabek. Angka ini diperkirakan meningkat 42,2% dari kondisi normal. Sekitar 91 ribu kendaraan diprediksi melintasi GT Cikampek Utama, menunjukkan kenaikan signifikan 153,5%.

Jasa Marga telah mengambil berbagai langkah strategis guna memastikan kelancaran arus lalu lintas. Rivan A Purwantono menjelaskan, Jasa Marga terus memperkuat layanan di sejumlah ruas tol utama. Optimalisasi operasional gardu tol, penyediaan armada layanan jalan tol, serta pengaturan lalu lintas situasional merupakan beberapa upaya yang dilakukan.

Selain itu, kesiapsiagaan petugas di lapangan dijaga selama 24 jam. Teknologi juga dioptimalkan melalui Jasamarga Tollroad Command Center (JMTC) untuk memantau kondisi lalu lintas secara real-time. Informasi lalu lintas juga disebarkan melalui aplikasi Travoy dan Radio Travoy FM untuk membantu perencanaan perjalanan pengguna jalan.

Aspek keselamatan juga menjadi fokus utama dalam menghadapi arus balik ini. Rivan mengimbau pengguna jalan untuk mengutamakan keselamatan, terutama saat melintasi jalur dengan rekayasa lalu lintas seperti one way dan contraflow sesuai diskresi Kepolisian. Disiplin dalam berkendara dan penggunaan lajur kiri saat bergerak melambat juga ditekankan untuk menjaga keselamatan bersama.

Pengguna jalan diingatkan untuk tidak memaksakan diri saat kelelahan dan memanfaatkan fasilitas rest area yang tersedia. Jasa Marga juga mengimbau agar pengguna jalan memastikan kesiapan perjalanan secara menyeluruh. Ini mencakup kondisi fisik pengemudi, kelayakan kendaraan, kecukupan bahan bakar, serta saldo uang elektronik. Pengguna jalan juga diminta mematuhi rambu dan arahan petugas, serta tidak berlama-lama di rest area demi kelancaran arus balik.

Recommended