Siswa kelas akhir SMA/MA dan SMK/MAK di seluruh Indonesia mulai mengikuti Tes Kemampuan Akademik (TKA) 2026 pada Senin, 26 Oktober 2026. Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) membagi pelaksanaan utama menjadi dua gelombang hari kerja dan satu jalur akhir pekan, yang seluruhnya rampung pada 8 November 2026.
Jadwal Lengkap TKA 2026 menempatkan lima mata pelajaran dalam empat hari ujian untuk setiap peserta. Tiga di antaranya wajib, yaitu Bahasa Indonesia, Matematika, dan Bahasa Inggris, masing-masing berdurasi 75 menit. Dua lainnya adalah mata pelajaran pilihan dengan durasi 60 menit per mapel. Peserta juga mengisi Survei Karakter dan Survei Lingkungan Belajar.
Tanggal ujian setiap siswa ditentukan oleh sekolah, bukan dipilih sendiri. Karena itu, langkah pertama yang perlu dilakukan peserta adalah memastikan gelombang dan sesi yang ditetapkan sekolahnya. Informasi dalam artikel ini mengacu pada jadwal resmi yang berlaku per Minggu, 25 Oktober 2026.
Tiga Jalur Pelaksanaan dalam Satu Tabel
Setiap peserta hanya mengikuti satu jalur. Gelombang 1 berlangsung 26–29 Oktober, Gelombang 2 pada 2–5 November, sedangkan jalur pekan khusus memakai dua akhir pekan berturut-turut, yakni 31 Oktober–1 November dan 7–8 November.
| Materi ujian | Rincian durasi | Gelombang 1 | Gelombang 2 | Pekan khusus |
|---|---|---|---|---|
| Bahasa Indonesia dan Literasi Membaca, Survei Karakter | Latihan 5 + 75 + 25 menit | Senin, 26 Okt | Senin, 2 Nov | Sabtu, 31 Okt |
| Bahasa Inggris, Survei Lingkungan Belajar | Latihan 5 + 75 + 25 menit | Selasa, 27 Okt | Selasa, 3 Nov | Minggu, 1 Nov |
| Matematika dan Numerasi | Latihan 5 + 75 menit | Rabu, 28 Okt | Rabu, 4 Nov | Sabtu, 7 Nov |
| Mapel pilihan pertama dan kedua | Latihan 5 + 60 + 60 menit | Kamis, 29 Okt | Kamis, 5 Nov | Minggu, 8 Nov |
Ada satu perbedaan kecil yang perlu dicatat peserta jalur akhir pekan. Pada Sabtu, 7 November, ujian Matematika dan Numerasi diikuti Survei Karakter selama 25 menit, sementara di gelombang reguler hari Matematika tidak disertai survei.
Jam Sesi dan Selisih Zona Waktu
Setiap hari ujian dibagi menjadi tiga sesi. Jam pelaksanaan mengikuti waktu setempat dengan pola tetap: WITA satu jam lebih lambat dari WIB, dan WIT dua jam lebih lambat. Sesi 1 di WIT, misalnya, dimulai pukul 09.00.
| Sesi (WIB) | Hari ke-1 dan ke-2 | Hari ke-3 | Hari ke-4 |
|---|---|---|---|
| Sesi 1 | 07.00–08.45 | 07.00–08.20 | 07.00–09.05 |
| Sesi 2 | 09.30–11.15 | 09.05–10.25 | 09.35–11.40 |
| Sesi 3 | 12.00–13.45 | 11.10–12.30 | 12.10–14.15 |
Pembagian jam ini dirinci untuk gelombang reguler. Peserta jalur pekan khusus sebaiknya meminta kepastian jam sesi langsung ke sekolah.
Mengapa panjang sesi berbeda setiap hari
Perbedaan jam bukan tanpa alasan. Hari pertama dan kedua memuat latihan, satu mapel wajib, dan satu survei sehingga totalnya 105 menit. Hari ketiga hanya berisi Matematika, jadi sesinya paling singkat, yaitu 80 menit. Hari keempat menjadi yang terpanjang, 125 menit, karena dua mapel pilihan dikerjakan berurutan dalam satu sesi.
Mapel Wajib dan Pilihan
Ketiga mapel wajib berlaku untuk semua peserta. Dua mapel pilihan diambil dari daftar yang disediakan penyelenggara dan sebaiknya disesuaikan dengan pelajaran yang ditempuh di sekolah serta rencana studi lanjutan. Sekolah diharapkan mendampingi siswa dalam menentukan pilihan ini.
Catatan untuk siswa SMK/MAK
Pemilihan mapel bagi siswa SMK/MAK mengikuti ketentuan khusus pendidikan kejuruan, sehingga daftar pilihannya bisa berbeda dengan siswa SMA/MA.
Lini Masa Hingga Pengumuman Hasil
Pelaksanaan utama hanyalah satu bagian dari rangkaian panjang yang sudah dimulai sejak Juli.
| Tahapan | Jadwal |
|---|---|
| Pendaftaran peserta | 27 Juli–27 September 2026 |
| Simulasi TKA | 21–27 September 2026 |
| Gladi bersih | 5–18 Oktober 2026 |
| Pelaksanaan utama | 26 Oktober–8 November 2026 |
| Pelaksanaan susulan | 16–29 November 2026 |
| Pengumuman hasil | 23 Desember 2026 |
Ujian susulan disediakan bagi peserta yang memenuhi ketentuan untuk mengikuti tes di luar jadwal utama. Setelah pengumuman, peserta menerima Sertifikat Hasil TKA (SHTKA) yang memuat capaian akademiknya.
Hasil bersifat final
Peserta perlu mempersiapkan diri sejak awal karena kesempatan memperbaiki nilai tidak tersedia. Kemendikdasmen menyatakan hasil dan sertifikat TKA bersifat final tanpa mekanisme banding, dan kementerian juga menjelaskan belum ada kebijakan ujian ulang. Di sisi lain, sertifikat tersebut tidak memiliki batas masa berlaku resmi.
Kaitan TKA dengan seleksi perguruan tinggi
TKA jenjang SMA/SMK baru pertama kali digelar tahun lalu, tepatnya pada 3–9 November 2025. Hasilnya langsung berperan penting, sebab panitia SNPMB menjadikan nilai TKA sebagai syarat wajib pendaftar SNBP 2026. Siswa yang menargetkan jalur prestasi tahun depan disarankan memantau ketentuan resmi SNPMB untuk siklus berikutnya.
Persiapan Menjelang Hari Ujian
Dengan ujian yang dimulai besok, persiapan teknis sama pentingnya dengan persiapan materi. Beberapa hal yang perlu dicek:
- Data diri dan kartu ujian sudah sesuai.
- Gelombang, tanggal, dan sesi yang ditetapkan sekolah sudah diketahui.
- Tata tertib ujian di sekolah sudah dipahami.
TKA berbasis komputer dan memakai dua bentuk soal, yaitu pilihan ganda biasa dan pilihan ganda kompleks. Pada bentuk kedua, jawaban benar bisa lebih dari satu, sehingga peserta perlu membaca setiap opsi dengan teliti. Contoh soal dapat dipelajari melalui fasilitas Ayo Coba TKA dari Pusat Asesmen Pendidikan Kemendikdasmen untuk membiasakan diri dengan format ujian.