Sebuah klub sepatu roda asal Sumatera Utara, Dinamo Deli Inline Skate (DDIS), ikut serta dalam Pekanbaru Open International Speed Skating Competition Piala Wali Kota Pekanbaru. Ajang yang diselenggarakan pada 3-5 April 2026 di Sport Center Tenayan Raya tersebut menjadi kesempatan bagi atlet binaan DDIS untuk menambah jam terbang.
Delapan atlet DDIS dikerahkan dalam kompetisi yang diikuti sekitar 600 peserta, seperti dilansir dari Bola. Mereka terbagi dalam berbagai Kelompok Umur (KU). Syarifah Amira, Syahqueena Marbun, Syahqieera Marbun, Syahqieeano Marbun, dan Arsyla Farzana berkompetisi di KU Pemula. Sementara itu, Zhafira Rosman di KU D, Naazira Harahap di KU C, dan Mirza Danish di KU Junior.
Muhammad Habib, pelatih DDIS, menyatakan bahwa keikutsertaan tim ini bertujuan utama untuk meningkatkan pengalaman bertanding dan merasakan ketatnya persaingan di tingkat internasional. Lebih lanjut, Habib menyoroti bahwa kehadiran di turnamen berskala internasional seperti ini sangat penting bagi perkembangan para atlet.
Performa atlet DDIS menunjukkan hasil beragam. Mirza terhenti di posisi delapan besar, sedangkan Rara menempati urutan ke-23 dari 25 peserta. Nazira harus kandas di babak semifinal nomor 500 meter. Namun, beberapa atlet berhasil meraih medali.
Syahqueena, Arsyla, dan Syahqieeano berhasil mendapatkan medali perak pada perlombaan 100 meter. Sementara itu, Amira dan Syahqieera sukses menyabet medali emas di nomor 100 meter. Prestasi ini menjadi dorongan semangat bagi tim.
Muhammad Habib menambahkan bahwa meskipun ada evaluasi menyeluruh yang akan dilakukan dari berbagai aspek, secara keseluruhan, delapan atlet DDIS telah menunjukkan perjuangan maksimal mereka. Dedikasi para atlet dalam kompetisi ini menjadi fokus utama DDIS.
Pekanbaru Open International Speed Skating Competition sendiri mempertandingkan 12 nomor putra dan 12 nomor putri. Ketiga kategori perlombaan yang tersedia meliputi pemula, standar, dan sprint, menawarkan berbagai tantangan bagi para peserta.