Bali United Imbang Lawan Persijap, Posisi Jansen Terancam?

Bali United kembali gagal meraih kemenangan usai ditahan imbang Persijap Jepara 0-0. Desakan agar pelatih Johnny Jansen didepak semakin kuat.

Bali United kembali gagal meraih hasil maksimal di BRI Super League 2025/2026. Dalam enam pertandingan terakhir, Serdadu Tridatu belum sekalipun mencatatkan kemenangan.

Teranyar, Bali United hanya mampu bermain imbang 0-0 saat menjamu Persijap Jepara di Stadion Kapten I Wayan Dipta pada pekan ke-23 BRI Super League 2025/2026.

Performa Bali United jauh dari kata memuaskan sejak awal pertandingan. Persijap bahkan mampu mendominasi jalannya laga dengan penguasaan bola 58 persen berbanding 42 persen milik Bali United.

Dari delapan peluang yang diciptakan, tak satu pun yang berhasil mengarah ke gawang Persijap. Kondisi ini memicu kekecewaan di kalangan suporter, yang membuat posisi pelatih Johnny Jansen semakin tertekan.

Suporter mendesak manajemen Bali United untuk segera mengganti Johnny Jansen. Namun, pelatih asal Belanda tersebut tampak enggan untuk meninggalkan jabatannya.

Jansen mengklaim hubungannya dengan manajemen Bali United masih harmonis. Ia menyarankan agar pertanyaan mengenai situasinya saat ini ditanyakan langsung kepada CEO Bali United, Yabes Tanuri.

"Hubungan saya dengan manajemen bagus-bagus saja. Mungkin itu adalah pertanyaan yang bisa ditanyakan langsung kepada manajemen," jelasnya usai pertandingan, Sabtu (28/2/2026).

Kritik terhadap Wasit

Johnny Jansen berpendapat bahwa permainan Bali United sebenarnya cukup baik, meskipun hanya bermain imbang melawan Persijap.

"Pada babak pertama, kami tidak menciptakan peluang. Pada babak kedua, kami lebih baik dan menciptakan beberapa peluang," terangnya.

Jansen juga mengkritik wasit asal Jepang, Yudai Yamamoto, karena dianggap membuat beberapa keputusan yang merugikan Bali United.

Salah satunya adalah tidak diberikannya hadiah penalti, meskipun pemain Bali United dilanggar di kotak penalti Persijap. "Wasit melakukan kesalahan," ucapnya.

Sementara itu, pelatih Persijap Mario Lemos merasa lega bisa membawa pulang satu poin dari Gianyar. Ini menjadi poin pertama Persijap dalam empat laga tandang terakhir.

"Menghadapi Bali United di kandang mereka sendiri tidak gampang. Di babak pertama, kami bisa menekan mereka tetapi Bali United memiliki pertahanan yang bagus. Bermain di laga tandang memang susah. Mencari 1 poin saja sulit," tutupnya.

Recommended