Barcelona Butuh Keajaiban untuk Lolos ke Final Copa del Rey

Barcelona menghadapi tugas berat di leg kedua semifinal Copa del Rey setelah kalah telak 4-0 dari Atletico Madrid.

Barcelona membutuhkan performa luar biasa untuk dapat melaju ke partai puncak Copa del Rey, setelah menelan kekalahan telak dari Atletico Madrid di leg pertama babak semifinal.

Pada pertandingan yang berlangsung di Riyadh Air Metropolitano pada 13 Februari lalu, Barcelona menyerah dengan skor 4-0. Gol-gol Atletico Madrid dicetak oleh Eric Garcia (bunuh diri), Antoine Griezmann, Ademola Lookman, dan Julian Alvarez.

Hansi Flick, pelatih Barcelona, menyadari beratnya tantangan yang dihadapi timnya. Pertandingan leg kedua akan digelar di Camp Nou pada Rabu (04/03/2026) dini hari WIB. Barcelona wajib menang dengan selisih lima gol untuk lolos ke final Copa del Rey.

Flick menegaskan bahwa timnya tidak akan hanya mengandalkan satu pemain, yaitu Lamine Yamal, meski pemain muda tersebut sedang dalam performa terbaiknya.

Yamal baru saja mencetak hattrick pertamanya untuk Barcelona saat melawan Villarreal di La Liga. Musim ini, ia telah mencetak 18 gol dan 13 assist dari 34 pertandingan.

"Fokus utamanya adalah tim. Cara dia bermain setelah gol pertamanya pada laga melawan Villarreal sangat bagus untuk dilihat, saya sangat senang tentang itu, tetapi kami membutuhkan semua orang. Bukan hanya Lamine, kami membutuhkan semua orang di lapangan," ucap Flick.

Meskipun tertinggal empat gol, Flick menolak menyerah dan menuntut timnya untuk tampil sempurna di semua lini. Ia ingin para pemain percaya bahwa mereka masih memiliki peluang untuk lolos ke final.

"Kami tertinggal empat gol. Kami ingin mewujudkan hal yang mustahil. Ini adalah tujuan kami besok. Kami tahu ini tidak akan mudah, tetapi kami tidak pernah menyerah," kata Flick.

"Tidak kebobolan itu penting, tetapi juga penting untuk percaya pada kekuatan kita, untuk percaya bahwa kita bisa melakukannya," sambungnya.

Recommended