Mantan Presiden Barcelona Josep Maria Bartomeu memberikan klarifikasi mengenai rumor transfer masa lalu yang melibatkan Vinicius Junior pada Minggu (10/5/2026). Ia menyebut klub sempat mencapai kesepakatan prinsip sebelum sang pemain akhirnya berlabuh ke Real Madrid.
Dilansir dari Bola, pendekatan tersebut dilakukan saat penyerang asal Brasil itu masih memperkuat Flamengo. Meski pembicaraan sudah masuk ke tahap serius dengan keluarga pemain, tawaran finansial dari Madrid pada 2017 akhirnya mematahkan upaya Barcelona.
"Vinicius masuk radar klub. Kami berbicara dengan keluarganya dan juga agennya. Memang ada kesepakatan secara prinsip," kata Josep Maria Bartomeu, Mantan Presiden Barcelona kepada ESPN Deportes.
Bartomeu menambahkan bahwa faktor finansial menjadi pembeda utama dalam persaingan tersebut. Menurutnya, pihak Madrid kemungkinan besar menyodorkan nilai kontrak yang jauh lebih menarik bagi pihak pemain sehingga mereka berhasil mendapatkan tanda tangan Vinicius.
Selain kegagalan mendatangkan Vinicius, Bartomeu juga mengungkapkan bahwa Barcelona sempat menjalin komunikasi intensif dengan Kylian Mbappe. Saat itu, Mbappe masih berstatus sebagai pemain muda potensial di klub Liga Prancis, AS Monaco.
Barcelona diklaim memiliki kekuatan ekonomi yang cukup untuk menebus permintaan harga tinggi dari Monaco. Namun, tekanan besar dari Paris Saint-Germain (PSG) membuat Mbappe lebih memilih untuk tetap berkarier di Prancis bersama klub asal Paris tersebut.
Kegagalan mendapatkan kedua bintang tersebut membuat manajemen Barcelona di bawah pimpinan Bartomeu mengalihkan fokus transfer. Staf pelatih saat itu akhirnya menetapkan Ousmane Dembele sebagai prioritas utama untuk didatangkan ke Camp Nou.