Bhayangkara Presisi Lampung FC sukses menumbangkan PSIM Yogyakarta dengan skor 2-1 dalam laga pekan ke-28 liga di Stadion Sumpah Pemuda, Lampung, pada Jumat (17/4/2026) sore WIB. Kemenangan ini diraih setelah tim tuan rumah sempat tertinggal satu gol pada babak pertama.
Sebagaimana dilansir dari Bola, PSIM Yogyakarta unggul lebih dulu melalui gol cepat Savio Sheva pada menit ke-9. Namun, Bhayangkara FC bangkit di babak kedua lewat aksi Nehar Sadiki pada menit ke-49 dan gol penentu dari Moussa Sidibe di menit ke-56.
Hasil ini membawa Bhayangkara FC naik ke peringkat keempat klasemen sementara dengan raihan 47 poin dari 28 pertandingan. Tim berjuluk The Guardians tersebut kini terus berupaya menjaga posisi di papan atas klasemen.
Pelatih Bhayangkara FC, Paul Munster, memberikan apresiasi tinggi terhadap mentalitas para pemainnya yang mampu merespons situasi sulit. Perubahan strategi saat jeda babak pertama menjadi faktor penentu keberhasilan tim membalikkan keadaan.
"Hal terpenting yang saya bicarakan kemarin adalah reaksi terhadap pertandingan ini. Jadi, kami mendapatkan reaksi itu di babak kedua. Kami berjuang," ujar Paul Munster, Pelatih Bhayangkara FC.
Munster mengakui bahwa kebobolan di menit awal merupakan situasi yang tidak ideal bagi timnya. Meski begitu, ketenangan pemain dalam menjalankan instruksi dan fokus pada target kemenangan menjadi kunci utama dalam mengamankan tiga poin di kandang.
Kontribusi seluruh elemen tim, termasuk para pemain cadangan, turut mendapat sorotan positif dari pelatih asal Irlandia Utara tersebut. Munster menegaskan bahwa setiap pemain menunjukkan profesionalisme tinggi terlepas dari durasi menit bermain yang mereka dapatkan.
Winger Bhayangkara FC, Sho Yamamoto, menyatakan kepuasannya setelah berhasil bermain penuh untuk pertama kalinya sejak bergabung di paruh musim. Pemain pinjaman dari Persis Solo ini mengaku sangat termotivasi untuk membawa tim meraih kemenangan sejak awal laga.
Kemenangan ini menjadi modal penting bagi Bhayangkara FC dalam menghadapi sisa jadwal kompetisi musim 2025/2026. Fokus tim kini beralih pada pemulihan kondisi fisik pemain menjelang pertandingan berikutnya.