Bhayangkara FC menikmati berkah Ramadan dengan menjadi satu-satunya tim di BRI Super League 2025/2026 yang menyapu bersih seluruh pertandingan selama bulan puasa.
The Guardians telah memainkan empat pertandingan selama Ramadan, hingga liga diliburkan mulai 16 Maret 2026 hingga 3 April 2026.
Tim asuhan Paul Munster berhasil mengalahkan Persik Kediri dengan skor 4-3, membantai Semen Padang 4-0, menghajar Dewa United 2-0 di kandang lawan, dan menaklukkan Arema FC 2-1.
Bhayangkara FC menunjukkan kebangkitan yang signifikan di putaran kedua. Dari delapan pertandingan, mereka menang enam kali, imbang sekali, dan hanya kalah sekali.
Pencapaian impresif Bhayangkara FC tak lepas dari keberhasilan mereka mendatangkan pemain asing berkualitas pada bursa transfer paruh musim. Moussa Sidibe, Ryo Matsumura, Privat Mbarga, dan Henri Doumbia terbukti menjadi kunci.
Sidibe mencatatkan enam gol dan lima assist dari delapan pertandingan, Ryo satu gol dan tiga assist dari enam laga, Mbarga empat gol dan dua assist dari delapan penampilan, serta Doumbia empat gol dan tiga assist dari tiga laga.
Sumardji, COO Bhayangkara FC, mengatakan bahwa pemilihan pemain berkualitas menjadi salah satu faktor utama peningkatan performa tim.
"Kalau ditanya terkait soal perkembangan kenapa Bhayangkara FC akhir-akhir ini di putaran kedua ini bagus, karena pertama, pemilihan pemain ini mempunyai kualitas yang, boleh dikatakan, lumayan baik," ujar Sumardji.
Meroket ke Peringkat 6 Klasemen
Performa apik ini mengangkat posisi Bhayangkara FC ke peringkat keenam klasemen sementara dengan 41 poin dari 25 pertandingan, hanya terpaut empat angka dari Malut United di posisi keempat.
Sumardji menambahkan bahwa performa pemain baru Bhayangkara FC cukup baik dan memberikan dampak positif bagi tim. Ia juga merasa puas dengan perkembangan tim dibandingkan dengan putaran pertama.
"Masyarakat saya kira juga tahu, dan itu bisa dilihat di setiap laga. Saya juga melihat pemain-pemain baru yang ada di Bhayangkara FC itu boleh dikatakan performanya juga cukup baik," tutur Sumardji.
"Sehingga dari putaran kedua kami baru kalah sekali, terus imbang sekali, lima kali menang berturut-turut sampai dengan kemarin. Artinya itu dari kualitas pemain memang baik. Kalau dilihat perkembangan, dibandingkan dengan putaran pertama, puas," kata Sumardji.