Borneo FC Berpotensi Jadi Ancaman Serius bagi Persib

Borneo FC menunjukkan tren positif dan berpotensi mengakhiri dominasi Persib di BRI Super League 2025/2026.

Borneo FC menunjukkan potensi sebagai penantang serius bagi Persib Bandung dalam perburuan gelar juara BRI Super League 2025/2026. Perlahan tapi pasti, tim asal Samarinda ini mulai menemukan performa terbaiknya.

Persaingan di papan atas BRI Super League 2025/2026 semakin ketat setelah 24 pertandingan. Tiga tim, yaitu Persib Bandung, Borneo FC, dan Persija Jakarta, menjadi kandidat kuat peraih gelar juara.

Ketiganya bersaing ketat dengan selisih poin yang tipis. Persib saat ini memimpin dengan 57 poin, berpeluang meraih gelar juara liga untuk ketiga kalinya secara beruntun. Borneo FC berada di posisi kedua dengan selisih empat poin, sementara Persija mengumpulkan 51 poin. Secara matematis, ketiga tim masih berpeluang besar untuk finis di puncak klasemen.

Direktur Persija, Mohamad Prapanca, menyatakan bahwa peluang juara BRI Super League 2025/2026 masih terbuka bagi timnya, meski tertinggal enam poin dari Persib Bandung. Persija harus tampil konsisten dalam 10 pertandingan tersisa, termasuk saat melawan Persib.

Dalam beberapa pertandingan terakhir, Borneo FC menunjukkan tren positif. Setelah kekalahan dari Dewa United pada pekan ke-21, mereka meraih dua kemenangan meyakinkan dengan mengalahkan Arema 3-1 dan Persebaya 5-1. Sebelumnya, Borneo FC juga mencatatkan rekor 11 kemenangan beruntun di awal musim.

Pertandingan terdekat, Borneo FC akan menjamu Persib Bandung di kandang sendiri, Minggu (15/3/2026). Laga ini menjadi kesempatan penting bagi tim asuhan Fabio Lefundes untuk meraih poin penuh di depan pendukung sendiri.

Jika tren kemenangan Borneo FC terus berlanjut, bukan tidak mungkin mereka akan menggeser Persib dari puncak klasemen.

Amunisi Berkualitas

Kekuatan Borneo FC terletak pada kualitas pemain yang dimilikinya. Tim ini memiliki pemain berkelas di setiap lini, mulai dari penjaga gawang hingga penyerang.

Nadeo Argawinata, yang baru kebobolan 24 kali dan mencatatkan 8 kali clean sheet, kembali dipanggil ke Timnas Indonesia. Di lini belakang, ada Komang Teguh dan Christope Nduwarugira.

Di lini tengah, Kei Hirose menjadi gelandang jangkar yang solid bersama Rivaldo Pakpahan. Lini depan menjadi kekuatan utama tim, dengan Mariano Peralta sebagai pemain paling konsisten. Peralta telah mencetak 11 gol dari 24 penampilan. Selain Peralta, Borneo FC juga memiliki Juan Felipe Villa dan Koido Obieta.

Sentuhan Fabio Lefundes

Kiprah Borneo FC tak lepas dari peran Fabio Lefundes sebagai pelatih. Ia layak disebut sebagai salah satu pelatih terbaik di BRI Super League saat ini.

Racikan Lefundes membuat Borneo FC tampil superior dan produktif dalam mencetak gol. Mereka telah mencetak 47 gol dan kebobolan 24 kali, menjadi tim tersubur kedua setelah Persija.

Dengan selisih surplus 23 gol dalam 24 pertandingan, Lefundes menerapkan gaya sepak bola menyerang, meski menggunakan formasi 4-3-3 defending. Pengalamannya melatih Madura United dan Persita Tangerang membuatnya semakin mengenal sepak bola Indonesia, dan kini berpeluang meraih prestasi berkelas bersama Borneo FC.

Recommended