Borneo FC Taklukkan Arema FC 3-1 di Stadion Segiri

Borneo FC mengalahkan Arema FC dengan skor 3-1 di pekan ke-23 BRI Super League, membuktikan keangkeran Stadion Segiri.

Borneo FC sukses membuktikan bahwa Stadion Segiri di Samarinda masih menjadi tempat yang sulit ditaklukkan bagi tim tamu. Dalam pertandingan pekan ke-23 BRI Super League, Kamis (26/2/2026), Borneo FC berhasil mengalahkan Arema FC dengan skor meyakinkan 3-1.

Gol-gol Borneo FC dicetak di babak pertama oleh Westherley Caxambu dan dua gol dari Villa Ruiz. Sementara itu, Arema FC hanya mampu memperkecil kedudukan di babak kedua melalui gol Dalberto Luan.

Dengan hasil ini, Borneo FC tetap berada di posisi ketiga klasemen, namun berhasil memperpendek jarak dengan Persija Jakarta yang berada di posisi kedua. Saat ini, Borneo FC hanya terpaut satu poin dari Persija. Sementara itu, Arema FC harus turun ke posisi 10 dengan perolehan 31 poin.

Pada babak pertama, Borneo FC menunjukkan serangan yang lebih tajam dan membuat pertahanan Arema FC kewalahan. Meskipun Arema FC lebih mendominasi pertandingan di babak kedua, pertahanan rapat dari Borneo FC membuat mereka hanya mampu mencetak satu gol.

Pertandingan ini seolah mengulang pertemuan pertama kedua tim di Stadion Kanjuruhan pada 26 Oktober 2025 lalu, di mana Borneo FC juga menang dengan skor 3-1. Meskipun komposisi pemain kedua tim telah mengalami perubahan, terutama di kubu Arema FC, hasil serupa kembali terjadi.

Selain hasil yang identik, striker Arema FC, Dalberto Luan, berhasil menemukan kembali ketajamannya dengan mencetak satu gol. Villa Ruiz dan Dalberto Luan menjadi pemain yang paling sering mencetak gol dalam pertemuan antara Borneo FC dan Arema FC, dengan masing-masing mencetak 3 gol.

Borneo FC tercatat dua kali mengalahkan Arema FC dengan skor yang sama, 3-1, baik di Stadion Kanjuruhan maupun Stadion Segiri. Hal ini menunjukkan bahwa Borneo FC lebih unggul dalam pertemuan kedua tim.

Borneo FC menjadi tim yang paling sering membobol gawang Arema FC musim ini, dengan total 6 gol. Tampaknya, Mariano Peralta dan rekan-rekannya telah menemukan titik lemah dalam pertahanan tim berjuluk Singo Edan tersebut.

Meskipun Arema FC telah melakukan perubahan pada komposisi pertahanannya, termasuk menurunkan duet stoper Hansamu Yama dan Walisson Maia, serta mengganti penjaga gawang dari Adi Satryo menjadi Lucas Frigeri, namun tetap gagal menghentikan gempuran Borneo FC.

Meskipun mengalami kekalahan, kembalinya insting gol Dalberto Luan menjadi sisi positif bagi Arema FC. Gol yang dicetaknya ke gawang Borneo FC menambah koleksinya menjadi 12 gol, membuatnya kembali diperhitungkan dalam perebutan gelar top skorer BRI Super League.

Villa Ruiz tampil gemilang dalam pertandingan ini dan menjadi kunci permainan Borneo FC. Dua gol yang dicetaknya, satu melalui tendangan bebas dan satu lagi melalui aksi individu, menunjukkan kualitasnya sebagai pemain sayap yang berbahaya.

Pemain asal Kolombia ini menjadi yang paling sering mencetak gol saat Borneo FC bertemu dengan Arema FC, dengan total 3 gol. Namanya sejajar dengan Lerby Eliandry, Dalberto Luan, dan Ahmad Nur Hardianto sebagai pemain yang telah mencetak 3 gol dalam laga Borneo FC melawan Arema FC.

Recommended