Gelandang Manchester United Bruno Fernandes menyinggung kegagalan penalti Jamie Carragher saat laga perempat final Piala Dunia 2006 antara Inggris melawan Portugal. Pernyataan tersebut disampaikan Fernandes dalam sebuah acara bincang-bincang bersama Wayne Rooney yang dilaporkan pada Minggu (26/4/2026).
Dilansir dari Bola, Fernandes melontarkan sindiran tersebut sebagai respons atas kritik tajam yang kerap diberikan Carragher kepadanya sebagai pundit sepak bola. Momen kegagalan penalti Carragher pada 20 tahun silam tersebut menjadi bahan candaan Fernandes untuk membalas komentar sang legenda Liverpool.
"Saya harus sedikit membalas, Anda selalu mengkritik saya. Saya bisa membalas Anda dengan penalti itu. Kalau saya gagal penalti, tolong jangan bilang apa-apa," kata Bruno Fernandes, Kapten Manchester United.
Pertandingan di Gelsenkirchen pada 1 Juli 2006 itu berakhir dengan kemenangan Portugal 3-1 melalui adu penalti setelah skor imbang tanpa gol bertahan hingga perpanjangan waktu. Carragher merupakan salah satu algojo Inggris yang gagal menaklukkan kiper Portugal saat itu, Ricardo.
Insiden tersebut juga melibatkan perselisihan ikonik antara Wayne Rooney dan Cristiano Ronaldo yang berujung pada kartu merah bagi Rooney. Rooney diusir wasit setelah menginjak Ricardo Carvalho, sementara Ronaldo terlihat melakukan provokasi yang memicu kemarahan publik Inggris saat itu.
Jamie Carragher sebelumnya telah memberikan penjelasan mengenai kegagalannya dalam kolom pribadi. Ia mengaku dipilih oleh pelatih Sven-Goran Eriksson untuk menjadi eksekutor keempat setelah tampil konsisten selama sesi latihan.
Meskipun merasa percaya diri selama enam minggu persiapan, Carragher tetap gagal mengonversi peluang tersebut menjadi gol. Hingga saat ini, momen kekalahan di perempat final tersebut masih menjadi salah satu kenangan pahit bagi para pendukung tim nasional Inggris.