Bukayo Saka Tak Terpengaruh Kritik Arsenal, Pilih Fokus Menang

Bukayo Saka menegaskan fokus Arsenal adalah meraih kemenangan, tak terpengaruh kritik yang meningkat belakangan ini.

Bukayo Saka menyatakan dirinya tidak terganggu dengan berbagai kritikan yang ditujukan kepada Arsenal. Menurut winger asal Inggris tersebut, fokus utama tim saat ini adalah untuk terus meraih kemenangan di setiap pertandingan.

Saka mencatatkan penampilan ke-300 bersama Arsenal dengan sebuah gol tunggal. Gol tersebut memastikan kemenangan 1-0 atas Brighton & Hove Albion di Amex Stadium, Kamis (5-3-2026) dini hari WIB.

Hasil ini membuat Arsenal unggul tujuh poin atas Manchester City di puncak klasemen Premier League. Meskipun demikian, sang rival masih memiliki satu pertandingan yang belum dimainkan.

Arsenal kerap menjadi sasaran sindiran dari tim lawan dalam beberapa pekan terakhir. Salah satu contohnya adalah unggahan klip dari Wolverhampton Wanderers di TikTok setelah hasil imbang 2-2 di Molineux Stadium. Video tersebut menyoroti bagaimana Arsenal mengatur jalannya pertandingan dengan nada menyindir. Gaya Arsenal dalam memaksimalkan situasi bola mati juga menjadi perdebatan dari sisi etika dan estetika.

Saka menegaskan bahwa timnya tidak terpengaruh oleh komentar-komentar tersebut.

"Kami tidak mendengarkan hal-hal seperti itu," ujar Saka.

"Saya tidak melihatnya. Saya tidak membacanya. Itu tidak memberi manfaat apa pun."

Ia juga mengatakan bahwa fokus Arsenal tetap pada satu tujuan.

"Kami hanya ingin terus berjalan dengan cara kami sendiri, menang. Orang-orang akan mengatakan apa pun yang mereka mau. Entah kami memainkan sepak bola paling indah atau mencetak gol dari bola mati, mereka tetap akan berbicara. Bagi kami, yang penting adalah memenangkan pertandingan, dan kami semakin dekat dengan akhir musim," imbuhnya.

Statistik Saka

Menurut data dari Opta Sports, total waktu restart Arsenal saat melawan Brighton mencapai 30 menit 51 detik. Ini menjadi yang tertinggi bagi Arsenal dalam satu pertandingan liga musim ini. Sebagai perbandingan, restart Brighton hanya berlangsung selama 16 menit 7 detik, yang merupakan angka terendah kelima mereka musim ini.

Rata-rata waktu restart Arsenal tercatat 31,4 detik, menjadi angka tertinggi ke-12 mereka di liga musim ini. Persentase bola aktif dalam pertandingan tersebut adalah 53,5 persen, peringkat kesembilan tertinggi bagi Arsenal sepanjang musim.

Secara individu, statistik Saka juga menjadi sorotan karena kontribusi gol dan assist-nya menurun dibandingkan tiga musim sebelumnya.

Gol ke gawang Brighton menjadi gol keenamnya di liga musim ini dan kesembilan di semua kompetisi. Ia juga mencatatkan lima assist di liga dan tujuh secara keseluruhan.

"Sebagai pemain menyerang, tentu Anda kadang ingin memberi kontribusi lebih dalam statistik," kata Saka.

"Tetapi, pada saat yang sama, Anda juga ingin menang. Itu soal keseimbangan. Mari terus seperti ini, dan jika kami finis di posisi ini, saya akan senang," ujar pemain yang telah bergabung dengan Arsenal sejak tahun 2018.

Membangun Momentum

Saka mengungkapkan bahwa momen setelah peluit akhir di Brighton terasa semakin spesial ketika ia dan rekan-rekannya menghampiri tribun suporter tandang.

Saat itu, kabar datang bahwa Manchester City hanya bermain imbang di kandang melawan Nottingham Forest.

"Ketika kami berjalan untuk bertepuk tangan kepada para fans, mereka tiba-tiba bersorak lebih keras. Saya merasa pasti ada sesuatu yang terjadi di pertandingan lain," kata Saka.

"Lalu Mikel memberi tahu saya bahwa City bermain imbang 2-2."

Menurutnya, hasil tersebut semakin meningkatkan kepercayaan diri tim.

"Kami benar-benar sedang membangun momentum. Kami memenangi tiga pertandingan besar berturut-turut, melawan Tottenham Hotspur, Chelsea, dan Brighton. Kami sangat antusias dan penuh percaya diri," ucap Saka.

Recommended