Meskipun Michael Carrick menunjukkan performa yang menjanjikan sebagai pelatih sementara, Manchester United tetap mencari pelatih permanen pada musim panas. Namun, Carlo Ancelotti telah menutup kemungkinan untuk kembali ke klub.
Carrick ditunjuk sebagai caretaker setelah pemecatan Ruben Amorim bulan lalu dan langsung memberikan dampak positif. Jika performanya terus meningkat, bukan tidak mungkin ia akan ditawari posisi permanen. Meski demikian, manajemen tetap mempertimbangkan nama-nama lain.
Salah satu kandidat yang sempat muncul adalah Thomas Tuchel. Akan tetapi, Tuchel telah memperpanjang kontrak dengan Timnas Inggris hingga Euro 2028.
Ancelotti, yang saat ini melatih Timnas Brasil dan diperkirakan akan memperpanjang kontraknya, sempat dikaitkan dengan MU.
Namun, pelatih asal Italia ini telah menegaskan bahwa ia hanya akan kembali ke satu klub tertentu.
Dalam wawancara dengan L'Equipe pada September 2025, Ancelotti menyatakan bahwa "Real Madrid adalah satu-satunya tim yang akan saya tangani setelah Brasil."
Pernyataan ini, ditambah dengan rumor perpanjangan kontraknya bersama Selecao, memperkecil peluangnya untuk melatih Setan Merah.
Carrick Fokus pada Tim
Meskipun masa depannya belum jelas, Carrick terus fokus pada pekerjaannya.
"Sejujurnya, tidak ada yang berubah. Saya sepenuhnya sadar peran yang saya jalani dan tanggung jawab yang saya emban. Kami ingin sukses, dan saya ingin klub sukses bukan hanya sampai akhir musim, entah itu saya, entah orang lain," ujar Carrick menanggapi pertanyaan soal masa depannya usai kemenangan atas Fulham.
"Saat ini, saya tidak bisa mengontrol itu. Kita lihat saja nanti. Fokus saya tetap pada bagaimana meningkatkan tim dan membuat Manchester United lebih kuat. Hasil dalam waktu singkat tidak mengubah itu. Kalau ada yang berubah, berarti ada yang salah. Tidak bisa bereaksi berlebihan apakah situasinya bagus atau ada beberapa masalah yang perlu diselesaikan," tambahnya.