Casemiro Tanggapi Kritik Jamie Carragher Terkait Rivalitas Liga Champions

Gelandang Manchester United Casemiro merespons kritik Jamie Carragher dan mengaitkannya dengan kemenangan masa lalu di final Liga Champions.

Gelandang Manchester United asal Brasil, Casemiro, memberikan respons terbuka terkait kritik tajam yang pernah dilontarkan pundit sepak bola Jamie Carragher pada Minggu (15/3/2026) malam WIB. Pernyataan tersebut muncul di tengah kepastian sang pemain untuk meninggalkan Old Trafford pada akhir musim 2025/2026.

Dilansir dari Bola, Casemiro menilai komentar pedas Carragher di masa lalu kemungkinan besar dipicu oleh rasa pahit akibat rivalitas di kompetisi Eropa. Mantan pemain Real Madrid ini menyinggung keberhasilannya mengalahkan klub yang pernah dibela Carragher dalam dua partai final Liga Champions.

"Tapi itu cukup normal, karena saya memenangkan dua gelar Liga Champions melawan timnya. Mungkin setelah Anda menang dua kali atas klubnya, masih ada sedikit rasa pahit di sana," kata Casemiro, gelandang Manchester United.

Kritik dari Carragher bermula pada tahun 2024 saat performa Casemiro mengalami penurunan signifikan di lini tengah Setan Merah. Saat itu, eks bek Liverpool tersebut menyarankan agar Casemiro segera meninggalkan sepak bola level tertinggi karena dianggap sudah melewati masa jayanya.

Namun, situasi berbalik pada musim 2025/2026 ketika Casemiro kembali menjadi figur sentral dan pilar penting dalam skema permainan Manchester United. Peningkatan performa dan kondisi fisik yang lebih prima membuat Carragher secara terbuka menarik kembali ucapan sebelumnya dan mengakui kesalahan penilaiannya.

Casemiro menegaskan bahwa dirinya tidak menaruh dendam pribadi terhadap kritik yang disampaikan melalui televisi tersebut. Ia justru memberikan apresiasi kepada Carragher karena bersedia mengubah opini setelah melihat fakta di lapangan musim ini.

Pemain veteran Brasil ini tetap menunjukkan profesionalisme meski kontraknya akan segera berakhir pada akhir musim ini. Perannya tetap vital bagi tim asuhan Erik ten Hag dalam upaya mengamankan posisi di klasemen akhir liga domestik sebelum masa baktinya tuntas.

Recommended