Dani Pedrosa Ungkap Alasan Pengembangan Motor KTM Fokus Pada Pedro Acosta

Dani Pedrosa menyebut pengembangan motor RC16 fokus pada Pedro Acosta karena sang pembalap muda Spanyol sukses jadi tumpuan utama KTM di MotoGP 2026.

Pembalap muda asal Spanyol, Pedro Acosta, sukses mengukuhkan diri sebagai pengendara KTM terbaik setelah bergulirnya tiga seri MotoGP 2026. Seperti dikutip dari Bola, juara dunia Moto3 2021 dan Moto2 2023 tersebut menjadi satu-satunya pembalap yang mampu menaklukkan motor RC16.

Performa impresif pada musim keduanya ini membuat Acosta menjadi tumpuan utama pabrikan asal Austria tersebut di barisan depan. Pencapaian ini sekaligus meninggalkan rekan setimnya yang memiliki pengalaman lebih banyak di lintasan balap.

Kondisi tersebut memicu kritik dari pembalap Tech 3 KTM, Enea Bastianini, yang meminta agar KTM tidak hanya berfokus pada Pedro Acosta dalam proses pengembangan motor. Saat ini Bastianini berada di urutan kesebelas klasemen dengan 22 poin, tertinggal 38 angka dari Acosta yang nangkring di peringkat ketiga.

Test rider KTM, Dani Pedrosa, memberikan pembelaan terkait arah pengembangan motor RC16 yang kini dinilai mulai "Acosta-sentris". Pedrosa menilai sangat logis bagi pabrikan untuk memfasilitasi gaya balap pembalap bernomor 37 tersebut karena konsekuensi dari performa di lintasan.

Acosta sendiri sempat mengukir sejarah sebagai pembalap KTM pertama yang memimpin klasemen MotoGP setelah seri pembuka di Thailand usai.

"Banyak pujian harus diberikan kepada Pedro. Bukan hanya tahun ini, tapi sejak paruh kedua musim lalu ia sudah menjadi rider terbaik KTM dan rutin naik podium," ujar Pedrosa.

Menurut Pedrosa, evolusi kendaraan secara alami akan mengikuti pembalap yang konsisten bertarung di barisan depan untuk meraih kemenangan. Proses tersebut menjadi momentum penting bagi tim guna menyempurnakan detail mekanis kendaraan menuju level yang lebih tinggi.

"Pengembangan motor tersebut lebih fokus pada kekuatan Pedro. Ada dua aspek: manfaat bersama, yang lebih berkaitan dengan desain struktural." kata Pedrosa.

"Kemudian ada perubahan lain, seperti tren pada sasis atau lengan ayun, atau kekakuan motor, yang jelas lebih menarik. Hal-hal tersebut sesuai dengan pembalap yang memimpin," tambahnya.

Respons Tenang dari Pedro Acosta

Pedro Acosta menanggapi situasi pengembangan motor yang dinilai sangat cocok dengan gaya berkendaranya. Dirinya menilai rekan pembalap KTM lain seperti Brad Binder, Enea Bastianini, dan Maverick Vinales semestinya bisa lebih tenang menghadapi arah evolusi RC16.

Kehadiran satu pembalap yang melaju cepat dengan paket motor serupa dianggap Acosta bisa mengurangi beban pembalap lain.

"Begitu Anda melihat rider lain dengan motor yang sama bisa melaju lebih cepat, Anda akan mengikuti arah mereka," ungkap Pedro Acosta.

"Saya pikir lebih berharga untuk tetap tenang dengan setup yang sudah terbukti kencang daripada terus mengutak-atik motor sampai kehilangan arah," tuturnya dengan percaya diri.

Di sisi lain, pembalap muda Veda Ega Pratama dilaporkan berada dalam kondisi aman setelah mengalami insiden jatuh di COTA. Sang ayah, Sudarmono, menjelaskan bahwa kecelakaan terjadi akibat pengoperasian gas yang terlalu agresif, namun mental Veda tetap kuat dan kini bersiap mengejar target 10 besar di seri Jerez.

Recommended