Cesc Fabregas Masuk Bursa Manajer Chelsea Usai Pemecatan Liam Rosenior

Cesc Fabregas menjadi kandidat kuat manajer Chelsea menggantikan Liam Rosenior setelah mendapat lampu hijau dari manajemen Como 1907 pada Sabtu.

Manajer Como 1907, Cesc Fabregas, muncul sebagai kandidat utama untuk mengisi kursi kepelatihan Chelsea yang kosong setelah pemecatan Liam Rosenior pada Sabtu, 25 April 2026. Spekulasi ini menguat seiring kesuksesan Fabregas membawa klub Italia tersebut bersaing di papan atas Serie A musim ini.

Presiden Como, Mirwan Suwarso, memberikan sinyal positif terkait kemungkinan kepindahan pelatih asal Spanyol tersebut ke London. Dilansir dari Bola, pihak klub menyatakan tidak akan menghalangi ambisi profesional Fabregas meskipun sang pelatih memiliki saham di klub Italia tersebut.

"Kalau itu membuatnya bahagia, ya silakan. Kami tentu ingin dia bertahan selama mungkin sebagai pelatih Como, tetapi kami tidak memilikinya. Dia bebas pergi ke Chelsea jika memang itu keinginannya," kata Mirwan Suwarso, Presiden Como.

Performa Fabregas di Italia menjadi alasan utama ketertarikan manajemen Chelsea untuk memboyongnya kembali ke Stamford Bridge. Di bawah arahannya, Como saat ini menduduki posisi kelima klasemen sementara Serie A dengan raihan 58 poin.

Berdasarkan data statistik yang dihimpun, Fabregas telah memimpin I Lariani dalam 84 pertandingan melalui dua periode kepelatihan. Dari total laga tersebut, ia berhasil mencatatkan 35 kemenangan, 25 hasil imbang, dan hanya menelan 24 kekalahan.

Saat ini, Como hanya membutuhkan maksimal 11 poin dari lima pertandingan tersisa untuk mengunci posisi enam besar. Hasil ini akan memastikan tiket kompetisi Eropa bagi klub asuhan Fabregas tersebut untuk musim depan.

Fabregas memiliki sejarah panjang bersama Chelsea saat masih aktif bermain pada periode 2014 hingga 2019. Selama lima musim membela The Blues, ia berhasil mempersembahkan lima trofi bergengsi, termasuk dua gelar juara Premier League.

Meskipun memiliki ikatan emosional yang kuat dengan klub asal London Barat tersebut, langkah ini dinilai membawa tantangan besar. Di usia 38 tahun, Fabregas akan menghadapi tekanan tinggi di Liga Inggris jika sepakat menggantikan Rosenior.

Hingga saat ini, manajemen Chelsea belum memberikan pernyataan resmi mengenai durasi kontrak atau detail penawaran kepada Fabregas. Keputusan akhir kini berada di tangan pelatih Spanyol tersebut untuk tetap di Italia atau kembali ke Inggris.

Recommended