Changan Raih Lisensi Autonomous Driving Level 3 di China

Changan Automobile menjadi salah satu produsen otomotif pertama di Tiongkok yang memperoleh lisensi Autonomous Driving Level 3 dari MIIT.

Changan Automobile semakin memantapkan posisinya dalam pengembangan teknologi kendaraan cerdas. Mereka baru saja menerima persetujuan akses produk untuk sistem Autonomous Driving Level 3 (L3) dari China Ministry of Industry and Information Technology (MIIT).

Dengan pencapaian ini, Changan menjadi salah satu merek otomotif pertama di Tiongkok yang mendapatkan lisensi pengemudian otonom bersyarat. Persetujuan ini memungkinkan mobil penumpang Changan untuk beroperasi menggunakan mode pengemudian otonom satu lajur pada ruas jalan tol dan jalan layang perkotaan tertentu di Chongqing, China.

Teknologi ini dirancang untuk mengambil alih kendali kendaraan secara mandiri saat terjadi kemacetan lalu lintas, dengan batas kecepatan maksimal 50 km/jam.

Implementasi awal sistem dilakukan pada jalur strategis seperti inner ring expressway dan jalur lingkar dalam baru di kota Chongqing. Pengujian difokuskan pada kawasan perkotaan yang padat untuk memastikan efektivitas teknologi sebelum diterapkan lebih luas.

Menurut CEO Changan Indonesia, Setiawan Surya, peraihan lisensi Autonomous Driving Level 3 ini adalah tonggak penting bagi perusahaan dan industri otomotif global. "Pencapaian Changan Automobile sebagai salah satu brand otomotif China pertama yang meraih lisensi Autonomous Driving Level 3 merupakan tonggak penting, tidak hanya bagi perusahaan, tetapi juga bagi perkembangan industri otomotif global. Ini membuktikan inovasi berbasis arsitektur SDA yang dikembangkan Changan telah memenuhi standar keamanan dan regulasi yang ketat," ujarnya dalam keterangan resminya.

Lisensi ini didukung oleh validasi sistem yang ekstensif. Changan telah melakukan uji coba kendaraan di jalan raya dengan total jarak tempuh lebih dari 5 juta kilometer.

Perusahaan juga memetakan 185 kategori skenario berkendara yang melampaui standar regulasi hingga 49 persen. Pengujian dilakukan termasuk pada kondisi ekstrem untuk memastikan sistem beroperasi aman dalam berbagai situasi.

Data teknis menunjukkan bahwa sistem ini mampu menangani satu skenario risiko kompleks setiap 38,9 km dalam batasan Operational Design Conditions (ODC) yang telah ditentukan.

Pengembangan teknologi didukung oleh kerangka kerja Software Defined Architecture (SDA) yang dikembangkan secara mandiri oleh Changan. Arsitektur ini mengintegrasikan seluruh proses, mulai dari desain sistem hingga produksi massal kendaraan.

Changan juga menerapkan ekosistem keselamatan siklus hidup penuh (closed-loop safety system) yang mengawal operasional teknologi Level 3. Sistem ini berfokus pada empat pilar utama: functional safety, Safety of the Intended Functionality (SOTIF), cybersecurity, dan keamanan data.

Dalam implementasinya, sistem Autonomous Driving L3 memungkinkan kendaraan mengambil alih tugas mengemudi pada kondisi tertentu, tetapi pengemudi tetap harus siap mengambil alih kendali jika dibutuhkan.

Untuk menjaga keamanan sistem, Changan mengoperasikan platform pemantauan berbasis cloud yang telah berjalan stabil selama 18 bulan dengan tingkat akurasi laporan serta keberhasilan peringatan keselamatan mencapai 100 persen. Platform ini bekerja sepanjang waktu untuk menganalisis risiko siber dan operasional kendaraan, mendeteksi anomali, dan memberikan peringatan dini secara real-time.

Dengan pendekatan tersebut, fitur Autonomous Driving hanya akan aktif pada kondisi yang memenuhi persyaratan operasional, sekaligus memberikan lapisan pengawasan tambahan bagi pengguna.

Sebagai produsen otomotif global, Changan telah mencatat total produksi lebih dari 30 juta unit kendaraan. Perusahaan mengoperasikan jaringan riset dan pengembangan di enam negara dan sepuluh lokasi.

Kegiatan R&D tersebut didukung oleh lebih dari 24.000 profesional dari 31 negara, 44 pusat penelitian teknologi, 20 perusahaan teknologi, serta 180 laboratorium. Dalam tiga tahun terakhir, Changan telah menginvestasikan lebih dari CNY 60 miliar untuk riset serta mengajukan lebih dari 14.000 permohonan paten.

Melalui pengembangan teknologi SDA Intelligence dan sistem kemudi otonom Level 3, Changan berupaya menghadirkan mobilitas masa depan yang lebih aman dan efisien bagi konsumen global.

Recommended