Manajemen Chelsea memasukkan nama mantan pelatih Barcelona, Xavi Hernandez, ke dalam daftar pendek kandidat manajer permanen baru pada Rabu (6/5/2026). Langkah ini diambil guna mengisi kursi kepelatihan yang kosong setelah pemecatan Liam Rosenior bulan lalu.
Dilansir dari Bola, petinggi The Blues kini tengah menyusun rencana strategis menjelang bursa transfer musim panas 2026. Xavi dianggap sebagai sosok yang memiliki filosofi sepak bola yang sejalan dengan visi pemilik klub di Stamford Bridge.
Klub asal London Barat tersebut saat ini masih dipimpin oleh Calum McFarlane sebagai pelatih interim hingga kompetisi musim ini berakhir. Pencarian suksesor jangka panjang terus dilakukan terhadap sejumlah nama pelatih potensial di Eropa.
Laporan dari The Independent menyebutkan terdapat empat nama yang masuk dalam radar manajemen Chelsea. Selain Xavi, muncul nama Xabi Alonso, Francesco Farioli dari Porto, dan Cesc Fabregas sebagai kandidat yang dinilai sesuai kriteria klub.
Namun, upaya mendatangkan Fabregas diprediksi menemui jalan buntu karena sang pelatih diyakini tetap bertahan di klub Italia, Como. Sementara itu, Xavi dilaporkan memiliki ambisi besar untuk kembali melatih setelah masa tugasnya di Barcelona berakhir.
Kendati demikian, tantangan besar menanti calon manajer baru mengingat lingkungan kerja di Chelsea yang dikenal sangat fluktuatif bagi para pelatih. Minimnya kesabaran petinggi klub terhadap performa tim menjadi faktor krusial yang perlu dipertimbangkan oleh Xavi.
Sebelumnya, nama pelatih Bournemouth, Andoni Iraola, juga sempat dikaitkan dengan posisi ini sebagai kandidat alternatif dari Spanyol. Namun, kekhawatiran mengenai ketidakcocokan gaya permainan Iraola dengan filosofi klub membuat manajemen berada dalam dilema.
Peluang Iraola untuk kembali ke Spanyol sendiri telah tertutup setelah Athletic Bilbao resmi menunjuk Edin Terzic untuk menggantikan Ernesto Valverde musim depan. Situasi ini membuat bursa calon manajer Chelsea tetap dinamis hingga pengumuman resmi dilakukan.