Chery Siapkan Peluncuran Mobil Listrik QQ3 pada GIIAS 2026

Chery berencana meluncurkan mobil listrik kompak QQ3 di pasar Indonesia pada tahun 2026 dengan estimasi harga mulai Rp200 jutaan.

Produsen otomotif asal China, Chery, berencana meluncurkan unit mobil listrik kompak teranyarnya, Chery QQ3, untuk pasar Indonesia pada ajang pameran otomotif GIIAS 2026 mendatang. Kehadiran mobil berbasis baterai ini diprediksi akan memperketat persaingan di segmen kendaraan perkotaan dengan estimasi harga mulai dari Rp200 jutaan.

Rencana ekspansi ini merupakan langkah strategis Chery untuk menyasar segmen konsumen muda dan pengguna mobil pertama di wilayah perkotaan. Dilansir dari Medcom, model ini merupakan generasi terbaru dari seri legendaris Chery QQ yang sebelumnya pernah dipasarkan di Indonesia.

President Director Chery Group Indonesia, Zeng Shuo, mengonfirmasi bahwa unit prototipe kendaraan ini telah dipamerkan sebelumnya dalam ajang Chery User Summit pada Oktober 2025 di Wuhu, China. Desain yang ditampilkan saat itu tidak akan mengalami banyak perubahan signifikan saat masuk ke jalur produksi massal.

"Mobil yang dipajang di momentum Chery User Summit 2025 ini masih dalam tahap pengembangan. Tapi modelnya tidak akan jauh berbeda dengan versi produksi massal. Ya ini akan menjadi salah satu andalan penjualan Chery juga nantinya," ujar Zeng Shuo kepada Medcom.

Spesifikasi teknis Chery QQ3 mencakup penggunaan baterai berkapasitas 41,3 kWh yang diklaim mampu menempuh jarak hingga 420 kilometer berdasarkan standar CLTC. Kendaraan ini mengadopsi sistem penggerak roda belakang (RWD) dan dilengkapi fitur pengisian daya cepat yang mampu mengisi baterai dari 30 hingga 80 persen dalam waktu 16,5 menit.

Dari sisi desain, mobil ini tetap mempertahankan karakteristik bodi yang kompak dan futuristik agar memudahkan mobilitas di jalanan padat. Pihak manajemen memproyeksikan harga jual akan berada di bawah kisaran Rp300 juta untuk bersaing langsung dengan mobil tipe LCGC dan city car listrik lainnya.

Chery juga tengah mempertimbangkan potensi produksi unit secara lokal atau Completely Knocked Down (CKD) untuk mengoptimalkan efisiensi biaya. Peluncuran resmi dan detail spesifikasi teknis untuk pasar Indonesia dijadwalkan akan diumumkan sepenuhnya pada perhelatan GIIAS 2026.

Recommended