Mantan rival Toprak Razgatlioglu di World Superbike (WSBK), Danilo Petrucci, meyakini bahwa pembalap asal Turki tersebut punya potensi besar untuk langsung bersaing di MotoGP. Keyakinan ini muncul seiring persiapan menuju tes pramusim MotoGP yang semakin memanas, di mana Yamaha tengah berupaya mengembangkan mesin V4 anyar.
Yamaha meninggalkan mesin inline-four, menandai era baru untuk MotoGP 2026. Selain perubahan pada motor YZR-M1, sorotan juga tertuju pada Toprak Razgatlioglu yang direkrut tim pabrikan Yamaha.
Kepindahan juara dunia WSBK itu memantik rasa penasaran di kalangan penggemar dan pengamat. Sejauh mana Toprak mampu bersaing di MotoGP musim depan menjadi pertanyaan besar.
Petrucci, pembalap Italia yang pernah meraih dua kemenangan di MotoGP, percaya Toprak Razgatlioglu akan langsung kompetitif. "Toprak akan kuat," ujar Petrucci dalam wawancaranya bersama La Gazzetta dello Sport.
Petrucci beberapa kali berhadapan langsung dengan Toprak Razgatlioglu di World Superbike dalam tiga tahun terakhir. Ia merasa mengenal kualitas dan karakter balap sang juara dunia.
Jalur Superbike ke MotoGP Kembali Terbuka
Perpindahan pembalap dari WSBK ke MotoGP bukanlah hal mudah. Namun, Petrucci menilai situasi ini bisa berubah dalam waktu dekat. Menurutnya, Toprak bukan satu-satunya pembalap Superbike yang berpeluang naik kelas.
Nama Nicolo Bulega, rival utama Toprak Razgatlioglu hingga seri pamungkas WSBK di Jerez, juga disebut-sebut bakal segera mencicipi MotoGP. "Menurut saya, Nicolo juga akan segera berada di MotoGP," kata Petrucci, seraya memprediksi Bulega bisa naik kelas pada 2027.
Bulega dijadwalkan menjalani tes motor MotoGP Ducati pada 2026. Pengalamannya menggunakan ban Pirelli di Superbike dinilai bisa menjadi nilai tambah penting bagi Ducati dalam pengembangan motor.