Dean James, bek naturalisasi Timnas Indonesia, kini dapat kembali memperkuat Go Ahead Eagles di Liga Belanda. Keputusan ini menyusul pengumuman resmi dari Go Ahead Eagles melalui akun media sosial mereka pada Kamis (9/4/2026) dini hari WIB, yang menyatakan bahwa James bersama Richonell Margaret telah memenuhi syarat untuk tampil lagi.
Sebelumnya, James sempat dinonaktifkan dari sesi latihan dan pertandingan karena terlibat dalam kasus paspoortgate yang menjadi sorotan luas di Liga Belanda, seperti dilansir dari Bola.
Penyelidikan mengenai kelayakan bertanding Dean James telah rampung oleh jaksa independen sepak bola profesional dari Federasi Sepak Bola Belanda (KNVB). Go Ahead Eagles mengumumkan hasil ini pada Rabu (8/4/2026).
Menurut keterangan dari Go Ahead Eagles, kewenangan penentuan kewarganegaraan seseorang bukan berada di tangan jaksa. Namun, berdasarkan informasi yang diperoleh dari Dinas Imigrasi dan Naturalisasi Belanda, disimpulkan bahwa James otomatis kehilangan kewarganegaraan Belanda setelah mengambil kewarganegaraan Indonesia pada Maret 2025.
Kondisi tersebut menyebabkan dirinya tidak memenuhi syarat untuk bermain sejak Maret 2025. Meskipun demikian, jaksa sepak bola profesional memutuskan untuk tidak menjatuhkan langkah disipliner.
Keputusan ini diambil karena baik pemain maupun klub tidak menyadari konsekuensi otomatis dari perubahan status kewarganegaraan. Selain itu, dampak dari akuisisi kewarganegaraan lain juga belum banyak dipahami di lingkungan sepak bola profesional.
Kronologi Kasus Paspoortgate
Kontroversi ini bermula dari aduan NAC Breda setelah mereka dikalahkan 0-6 oleh Go Ahead Eagles pada 15 Maret 2026. NAC Breda mempertanyakan status Dean James sebagai pemain non-Uni Eropa (EU).
Sebagai Warga Negara Indonesia (WNI) yang dinaturalisasi pada Maret 2025, Dean James seharusnya memiliki izin tinggal serta memenuhi standar gaji minimum sebesar 608.000 Euro atau setara Rp12,1 miliar, mengutip laporan dari Kompas.
Kasus paspoortgate ini juga berdampak pada tiga pemain naturalisasi Timnas Indonesia lainnya yang berkarier di Belanda, yaitu Justin Hubner, Nathan Tjoe-A-On, dan Tim Geypens.
Dampak dan Jalan Kembali untuk Dean James
Penyelidikan KNVB juga menegaskan bahwa pertandingan Go Ahead Eagles melawan NAC Breda tidak akan diulang, meskipun James bermain dalam kondisi tidak memenuhi syarat. Keputusan ini, seperti diungkapkan oleh direktur Eredivisie CV Jan de Jong, bertujuan untuk menghindari kekacauan dalam kompetisi akibat potensi pengulangan banyak pertandingan.
Meski bebas sanksi, Dean James dan Richonell Margaret masih harus menyelesaikan urusan izin kerja dan tinggal di Belanda. Proses ini lebih rumit bagi mereka yang tidak memiliki pasangan atau anak berkewarganegaraan Eropa, dibandingkan dengan pemain seperti Tjaronn Chery dari NEC Nijmegen yang telah mendapat lampu hijau.
James memiliki peluang untuk kembali memperkuat Go Ahead Eagles dalam laga tandang melawan FC Groningen pada pekan ke-30 Liga Belanda di Euroborg, Groningen, Sabtu (11/4/2026) malam waktu setempat.
Peringatan untuk Klub dan Pemain
Setelah kasus ini, jaksa penuntut umum untuk sepak bola profesional mendesak semua klub profesional Belanda untuk memastikan bahwa mereka dan para pemain memahami aturan terkait kewarganegaraan. Mulai sekarang, klub dan pemain dianggap sudah mengetahui ketentuan mengenai perolehan kewarganegaraan selain Belanda.
Hal ini menjadi pelajaran penting bagi klub dan pemain untuk lebih cermat terhadap implikasi hukum dari perubahan status kewarganegaraan, terutama bagi pemain yang memiliki dwi-kewarganegaraan atau yang telah menjalani proses naturalisasi.