Debut Cyrus Margono di Persija Jakarta Tak Berbuah Manis

Cyrus Margono, kiper baru Persija Jakarta, melakoni debutnya di BRI Super League 2025/2026 dengan kekalahan 2-3 dari Bhayangkara FC.

Kiper Cyrus Margono akhirnya tampil perdana bersama Persija Jakarta dalam ajang BRI Super League 2025/2026 pada Minggu (5/4/2026). Momen yang telah lama dinantikan ini terjadi saat Persija bertandang ke markas Bhayangkara FC di Stadion Sumpah Pemuda, Bandar Lampung, seperti dilansir dari Bola.

Namun, debut tersebut tidak berakhir sesuai harapan. Penjaga gawang berusia 24 tahun itu harus menerima kenyataan gawangnya dibobol tiga kali sepanjang pertandingan, membuat Macan Kemayoran takluk dengan skor tipis 2-3 dari tuan rumah.

Menanggapi penampilan Margono, pelatih Persija Jakarta, Mauricio Souza, menyatakan perlunya evaluasi mendalam. Souza menekankan bahwa koreksi akan dilakukan dalam sesi latihan, bukan dengan menilai performa individu secara langsung setelah pertandingan.

"Ya, saya perlu lihat lagi gol-golnya untuk dievaluasi. Saya rasa di saat seperti ini, saya harus melakukan koreksi di sesi latihan. Saya tidak di sini, di momen ini, untuk mengevaluasi satu pemain secara individu sekarang ini," kata Mauricio Souza.

Kekalahan 2-3 dari Bhayangkara Presisi Indonesia FC ini menjadi pukulan berat bagi Persija, yang membuat peluang mereka meraih gelar juara semakin menipis. Dalam laga tersebut, tim asuhan Mauricio Souza bahkan harus bermain dengan 10 pemain.

Pemain Diharapkan Mampu Berautokritik

Mauricio Souza menyoroti pentingnya profesionalisme pemain. Ia berpendapat bahwa setiap pemain Persija, termasuk Cyrus Margono, seharusnya mampu mengevaluasi diri sendiri dan melakukan autokritik terhadap performa mereka di lapangan.

"Mereka semua adalah pemain profesional, jadi dia harus bisa menilai diri sendiri, melakukan autokritik terhadap performanya," ujar Souza.

Pelatih asal Brasil itu menambahkan bahwa analisis mendalam akan dilakukan setelah melihat rekaman pertandingan. Dari hasil analisis tersebut, proses koreksi akan mulai diterapkan.

"Dan nanti, setelah saya melihat rekaman pertandingan kembali, saya akan melakukan analisis mendalam. Di situlah saya bisa masuk ke dalam proses koreksi tersebut," jelasnya.

Souza juga menekankan bahwa pemain harus menyadari level permainan mereka setelah evaluasi penuh. "Siapa yang bermain bagus pasti tahu dia bermain bagus. Siapa yang bermain tidak maksimal hari ini, pasti dia juga menyadari bahwa dia tidak maksimal," tegasnya.

Persija Jakarta kini akan kembali ke kandang untuk menjamu Persebaya Surabaya di Jakarta pada 11 April mendatang, berharap dapat bangkit dari kekalahan ini.

Recommended