Kompetisi BRI Super League 2025/2026 kembali bergulir setelah jeda libur Idulfitri dan agenda FIFA Matchday. Salah satu pertandingan menarik adalah pertemuan antara Dewa United dan PSIM Yogyakarta. Laga tersebut dijadwalkan berlangsung di Stadion Banten International Stadium, Serang, pada Jumat, 3 April 2026, malam WIB.
Pertandingan ini akan disiarkan langsung melalui Indosiar dan tersedia secara live streaming di Vidio, dengan waktu mulai pukul 19.00 WIB, seperti dilansir dari Bola. Saat ini, Dewa United menempati posisi kesembilan klasemen sementara dengan koleksi 34 poin. Mereka terpaut empat angka dari PSIM yang berada di peringkat kedelapan.
Pelatih Dewa United, Jan Olde Riekerink, menyampaikan bahwa timnya berada dalam kondisi positif. Penampilan apik saat menghadapi Persija Jakarta pada 15 Maret lalu menjadi salah satu pemicu kepercayaan diri tim.
"Setelah melawan Persija menurut saya kami memainkan permainan yang bagus. Dari situ kami mengambil hal-hal positif dan melanjutkan ke pertandingan ini dengan pengetahuan tersebut," ujar Riekerink dalam sesi konferensi pers, Kamis (2/4/2026).
Pelatih asal Belanda itu menambahkan, "Saya rasa kami sudah siap dan ambisi kami tentu saja, kami memiliki sembilan pertandingan tersisa untuk berada di peringkat yang jauh lebih tinggi."
Waspada Penuh Terhadap PSIM
Riekerink juga mengingatkan para pemainnya untuk mewaspadai gaya bermain PSIM, terutama saat bertandang. Menurutnya, kualitas tim lawan tidak terlepas dari peran pelatih PSIM yang dinilai telah melakukan pekerjaan dengan baik.
"Tidak ada perbedaan besar antara pertandingan tandang atau kandang bagi PSIM. Jika mereka menang di kandang nanti, mereka akan memiliki hasil yang sama di kandang maupun tandang," jelas Riekerink.
Ia melanjutkan, "Namun pada akhirnya mereka bisa lebih banyak memainkan sepak bola reaktif di laga tandang daripada di kandang sendiri. Saya pikir mereka sangat terorganisir dan sangat mobile. Jika Anda melihat itu sebagai cerminan dari pelatihnya, saya rasa dia melakukan pekerjaan yang baik."
Fokus Pemulihan dan Optimisme Pemain
Meskipun jeda kompetisi bisa menjadi tantangan, Jan Olde Riekerink menilai bahwa menjaga ritme tim tidak terlalu sulit, terutama setelah meraih hasil positif sebelumnya. "Terkadang itu mudah. Jauh lebih sulit jika Anda bermain buruk. Sekarang segalanya terasa lebih mudah karena kami mendapat hasil bagus dan bermain baik; ini soal kepercayaan diri," paparnya.
Namun, Dewa United dipastikan tidak akan diperkuat bek asal Jamaika, Damion Lowe, dalam pertandingan ini. Lowe masih dalam proses pemulihan setelah menjalani perjalanan panjang usai membela negaranya. "Untuk Damion waktunya terlalu singkat. Dia harus menempuh perjalanan selama 26 jam dan ada perbedaan waktu yang besar, jadi menurut saya lebih baik dia fokus pada pemulihan saja," jelas Riekerink.
Dari sisi pemain, bek Dewa United, Johnathan, menegaskan bahwa timnya siap tempur setelah memanfaatkan jeda dengan baik. Ia juga mengakui kualitas skuad PSIM. "Dengan adanya jeda pertandingan kami datang ke sesi latihan dengan kondisi baik dan fokus. Setelah pertandingan yang bagus melawan Persija kami memiliki target-target dan kami sedang bekerja keras untuk mencapainya," kata Johnathan.
Johnathan juga menambahkan, "PSIM punya pemain-pemain bagus, pemain lokal yang bagus. Saya suka kipernya, juga sayap kiri yang merupakan pemain lokal, yang akan kami hadapi nanti. Dia juga pemain yang sangat bagus, sangat cepat. Para pemain asing juga saya kenal." Johnathan menutup pernyataannya dengan menegaskan bahwa Dewa United harus menunjukkan kualitas terbaiknya di lapangan untuk meraih kemenangan.