Dewa United dijadwalkan menghadapi tuan rumah PSBS Biak dalam laga pekan ke-32 liga musim 2025/2026 di Stadion Sultan Agung, Bantul, pada Jumat (8/5/2026) malam WIB. Pertandingan ini menjadi krusial bagi tim tamu untuk menjaga peluang finis di posisi lima besar klasemen akhir.
Dilansir dari Bola, kondisi kedua tim sangat berbanding terbalik menjelang laga tersebut. PSBS Biak telah dipastikan terdegradasi ke Liga 2 musim depan, sementara Dewa United asuhan Jan Olde Riekerink masih bersaing ketat di papan atas kompetisi.
PSBS Biak saat ini terpuruk di dasar klasemen setelah mencatatkan 21 kekalahan dari 31 pertandingan yang telah dijalani. Skuad berjuluk Badai Pasifik tersebut hanya mampu meraih empat kemenangan dan enam hasil imbang sepanjang musim ini.
Masalah pertahanan menjadi kendala utama PSBS Biak yang telah kebobolan sebanyak 78 gol. Selain performa di lapangan, tim tersebut sedang menghadapi krisis finansial yang berujung pada hilangnya enam pemain inti akibat persoalan tunggakan gaji.
Sebaliknya, Dewa United datang ke Bantul dengan modal 15 kemenangan dan menempati posisi keenam klasemen sementara dengan koleksi 50 poin. Kemenangan dalam laga ini akan memperbesar peluang mereka menggeser posisi tim di atasnya.
Kekuatan finansial dan kedalaman skuad menjadi pembeda mencolok, di mana market value Dewa United mencapai Rp106,46 miliar. Angka tersebut jauh melampaui nilai pasar skuad PSBS Biak yang hanya berada di kisaran Rp40,41 miliar.
Dewa United diprediksi akan mengandalkan nama-nama besar seperti Egy Maulana Vikri, Ricky Kambuaya, dan penyerang Alex Martins. Di sisi lain, PSBS Biak mengandalkan Luquinhas sebagai pemain dengan nilai pasar tertinggi di kubu tuan rumah untuk meredam serangan lawan.