Dewa United berhasil mengalahkan Madura United dengan skor tipis 1-2 dalam laga lanjutan kompetisi di Stadion Gelora Bangkalan, Madura, pada Sabtu (25/4/2026). Hasil ini memutus tren positif tuan rumah yang sebelumnya meraih kemenangan beruntun atas Persik Kediri dan Persebaya Surabaya.
Dilansir dari Bola, Madura United sebenarnya sempat memimpin lebih dulu melalui gol Junior Brandao pada babak pertama. Namun, tim tamu mampu membalikkan kedudukan melalui sepasang gol yang dicetak oleh Ricky Kambuaya setelah turun minum.
Pelatih karteker Madura United, Rakhmad Basuki, mengakui keunggulan strategi lawan yang memasukkan Egy Maulana Vikri dan Taisei Marukawa. Kehadiran dua pemain tersebut dinilai mengubah sistem permainan Dewa United hingga membuat lini pertahanan Madura United kewalahan.
"Yang jadi perbedaan adalah pergantian pemain di babak kedua. Mereka mengubah sistem dan itu membuat kami kewalahan dan menjadi bencana untuk kami," kata Rakhmad Basuki, Pelatih Karteker Madura United.
Kekalahan ini juga dipicu oleh ditariknya Junior Brandao di awal babak kedua akibat cedera otot paha yang dialami sejak menit ke-25. Rakhmad menegaskan keputusan tersebut diambil demi keselamatan pemain agar tidak absen hingga akhir musim.
Selain Brandao, pemain pilar lainnya seperti Riquelme Sousa dan Lulinha juga dilaporkan tetap bermain meski sedang dalam kondisi menahan rasa sakit. Hal ini dilakukan karena tim sangat membutuhkan poin untuk menjauh dari papan bawah klasemen.
Madura United kini mengalihkan fokus untuk mempersiapkan diri menghadapi laga krusial melawan Semen Padang yang dijadwalkan berlangsung pada Rabu (29/4/2026). Pertandingan tandang tersebut menjadi momentum penting bagi kedua tim yang saat ini tengah berjuang menghindari zona degradasi.