Penjaga gawang Madura United, Mochammad Diky Indrayana, bersiap menghadapi mantan timnya, Semen Padang, dalam lanjutan kompetisi BRI Super League 2025/2026 di Stadion Haji Agus Salim, Padang, pada Rabu (29/4/2026) sore WIB.
Pertandingan ini menjadi momen krusial bagi kedua tim yang tengah berjuang untuk menjauh dari zona degradasi di klasemen sementara. Dilansir dari Bola, Diky Indrayana mengaku memiliki keterikatan emosional yang kuat dengan Kota Padang karena pernah menetap di sana selama hampir satu tahun.
Diky mengungkapkan bahwa salah satu kenangan paling berkesan adalah kelahiran anak keduanya di kota tersebut. Meskipun memiliki memori personal yang mendalam, pemain asal Ciamis ini menegaskan akan tetap menjaga profesionalisme dalam membela Laskar Sape Kerrab.
"Kembali ke sini tentu tidak asing buat saya. Karena tahun lalu saya tinggal di Padang dan mungkin enggak banyak yang tahu kalau anak saya yang kedua lahir di sini," kata Mochammad Diky Indrayana, Kiper Madura United.
Diky menambahkan bahwa ia membawa misi besar untuk membantu timnya meraih poin penuh demi memperbaiki posisi di klasemen. Ia menyatakan kesiapannya untuk menghalau serangan dari para pemain tuan rumah sepanjang pertandingan berlangsung.
Target kemenangan menjadi prioritas utama Madura United guna menghindari kejaran tim di zona merah. Saat ini, Madura United menempati peringkat dengan koleksi 26 poin, hanya terpaut satu angka dari Persis Solo yang berada di batas zona aman.
Kondisi serupa dialami Semen Padang yang saat ini tertahan dengan perolehan 20 poin. Tuan rumah dipastikan tampil habis-habisan untuk mengamankan angka sempurna agar tidak semakin terpuruk di dasar klasemen liga.
Terkait strategi lawan, Diky memilih untuk fokus pada persiapan internal tim daripada memikirkan kekuatan Semen Padang secara berlebihan. Menurutnya, aspek kesiapan mental dan fisik pemain Madura United akan menjadi kunci dalam menentukan hasil akhir laga nanti.