Gelandang muda Paris Saint-Germain (PSG), Dro Fernandez, mengakui bahwa kualitas kompetisi Ligue 1 atau Liga 1 Prancis jauh lebih tinggi dari yang ia perkirakan sebelumnya.
Pemain yang baru didatangkan dari FC Barcelona ini, menyatakan bahwa dirinya sempat meremehkan level sepak bola di Prancis.
Direkrut sebagai pemain masa depan, Dro langsung mendapatkan kepercayaan dari pelatih Luis Enrique dan telah mencatatkan tiga penampilan bersama tim senior Les Parisiens.
"Sejujurnya, saya mengira level Ligue 1 akan lebih rendah," ujar Dro. "Ternyata lawan-lawan di sini sangat kuat. Intensitas dan fisiknya benar-benar tinggi."
Keputusan PSG merekrut Dro dari Barcelona sempat menjadi perbincangan di Spanyol. Di Paris, gelandang berdarah Filipina ini menunjukkan perkembangan menjanjikan, termasuk menjalani debut penuh saat PSG menang atas FC Metz.
Dalam laga tersebut, Dro tampil percaya diri, berani memegang bola, dan aktif membantu transisi serangan. Meski masih muda, ia tidak canggung bermain di bawah tekanan.
"Saya datang ke sini untuk bermain, mendapatkan menit bermain, dan menemukan ritme saya," lanjutnya. "Saya merasa semakin baik dari hari ke hari. Semuanya berkembang sedikit demi sedikit."
Tantangan Fisik dan Mental di Ligue 1
Adaptasi di Ligue 1 sering menjadi tantangan besar bagi pemain muda dari LaLiga. Kompetisi ini dikenal dengan kekuatan fisik, tempo cepat, dan duel keras di lini tengah. Hal ini dirasakan langsung oleh Dro.
Ia menegaskan tidak ingin cepat puas dan fokus untuk terus berkembang serta memanfaatkan setiap kesempatan yang diberikan Luis Enrique.
"Saya sangat senang dengan kemenangan tim. Tapi secara pribadi, saya masih harus bekerja keras untuk meningkatkan permainan saya," tegasnya.
Proyek Jangka Panjang PSG
PSG kini tengah membangun proyek yang lebih berorientasi pada pemain muda. Setelah era galacticos, klub ibu kota Prancis itu mulai memadukan talenta muda dengan pemain berpengalaman. Dro menjadi bagian dari strategi tersebut.