Tim Ducati Lenovo tidak mempermasalahkan serangkaian kecelakaan yang dialami Marc Marquez selama tes pramusim MotoGP di Buriram.
Davide Tardozzi, bos Ducati, menyatakan bahwa tiga insiden yang dialami juara dunia bertahan tersebut tidak akan berdampak pada penampilannya menjelang pembukaan MotoGP 2026 di Thailand akhir pekan ini.
"Saya rasa kecelakaan itu tidak terlalu memengaruhi Marc. Itu tidak berdampak pada performanya. Kami tahu Marc akan menjadi salah satu kandidat juara sejak balapan pertama," kata Tardozzi.
Marquez memang menjalani pramusim yang tidak sepenuhnya lancar. Setelah pulih dari cedera panjang, pembalap Spanyol itu juga sempat mengalami gangguan fisik akibat sakit saat tes di Sirkuit Buriram.
Selama dua hari pengujian di Thailand, Marquez terjatuh tiga kali. Ia mengaku kurang konsentrasi karena kondisi fisiknya menjadi penyebab utama, yang mengakibatkan kegagalan dalam simulasi balapan penuh.
Tardozzi mengingatkan bahwa MotoGP 2026 masih panjang. Kemenangan di seri pembuka di Sirkuit Buriram pada 27 Februari hingga 1 Maret bukan jaminan gelar juara dunia.
"Siapa pun yang menang di sini belum tentu akan menjadi juara dunia. Kejuaraan ini panjang, yang terpenting adalah mengumpulkan poin sebanyak mungkin," tegasnya.
Terlepas dari insiden yang dialami Marquez, Ducati menyatakan kepuasannya atas perkembangan motor terbaru mereka, GP26. Tardozzi menyebutkan bahwa banyak komponen yang sebelumnya diuji di Sepang telah terkonfirmasi berfungsi sesuai harapan di Buriram.
"Kami cukup senang karena banyak bagian yang dipilih para pembalap di Sepang kini terkonfirmasi efektif," jelasnya.
Pembaruan pada sektor aerodinamika, sasis, dan perangkat rear device menjadi fokus utama pengembangan.
"Semua sudah terkonfirmasi dan kami senang dengan hasilnya,” kata Tardozzi.
Hasil tes pramusim di Thailand menempatkan Marquez di posisi ketiga tercepat secara keseluruhan. Rekan setimnya, Francesco Bagnaia, berada tepat di belakangnya dan terlihat semakin percaya diri.
Baik Marquez bersaudara maupun Bagnaia tidak menyelesaikan simulasi balapan penuh pada hari terakhir tes. Marc dan Alex sama-sama terjatuh, sementara Bagnaia menghentikan sesi akibat masalah teknis.
Fokus Ducati kini tertuju pada seri pembuka di Buriram. Dengan dinamika pramusim, Marquez tetap menjadi kandidat kuat perebut gelar MotoGP 2026.