Max Eberl: Bayern Munchen Percaya Diri Hadapi Kekuatan Real Madrid di Liga Champions

Anggota dewan Bayern Munchen, Max Eberl, menyatakan keyakinannya atas kualitas timnya menghadapi Real Madrid di Liga Champions, menyebut laga ini 50-50.

Bayern Munchen akan kembali berduel dengan Real Madrid dalam laga bergengsi di Liga Champions. Pertemuan ini sangat dinanti, mengingat sejarah panjang dan prestasi cemerlang kedua tim di kancah sepak bola Eropa.

Max Eberl, anggota dewan Bayern Munchen yang bertanggung jawab di bidang olahraga, berbagi pandangannya mengenai pertandingan perempat final tersebut. Ia menyoroti rasa hormatnya terhadap kekuatan Real Madrid yang selalu menemukan momentum krusial, seperti dilansir dari Bola.

Eberl mengakui bahwa Real Madrid memiliki kemampuan untuk bangkit di momen-momen penting, meskipun performa mereka mungkin tidak selalu sempurna sepanjang musim. “Meski musim ini ada periode ketika Real tidak tampil sempurna, ada ‘monster’ yang tahu kapan saatnya menyerang yang akan datang menghadapi kami. Dan kami harus siap untuk hal tersebut,” ujarnya kepada Tz.

Keyakinan Bayern Munchen juga didasari oleh pencapaian tim sepanjang musim ini. Meskipun begitu, Eberl tetap menyadari reputasi besar Real Madrid di ajang Liga Champions. Menurutnya, pengalaman dan mentalitas juara Real Madrid menjadikan mereka lawan yang patut diwaspadai.

“Apa yang kami capai musim ini memberi kami perasaan positif. Namun, Real Madrid bukan pemenang Liga Champions terbanyak tanpa alasan; mereka bisa menghadirkan magis spesial pada momen-momen seperti ini,” tambah Eberl.

Menjelang pertandingan, Eberl menilai laga ini akan berlangsung seimbang. Meskipun mengakui kualitas lawan, Eberl menegaskan bahwa Bayern Munchen juga sangat menyadari kekuatan internal mereka. Hal ini menciptakan suasana percaya diri namun tetap waspada di kubu Die Roten.

“Meski begitu, kami cukup percaya diri untuk mengatakan ini adalah pertandingan 50-50. Kami telah menunjukkan melawan lawan-lawan besar musim ini kami tetap setia kepada gaya kami sendiri. Kami tahu kualitas Real, dan yang terpenting, kami juga tahu kualitas kami sendiri,” ungkapnya.

Pernyataan tersebut mencerminkan sikap optimisme yang hati-hati dari Bayern Munchen. Mereka menghadapi berbagai lawan tangguh di sepanjang musim ini, dan hasil-hasil tersebut menjadi modal penting untuk menghadapi Real Madrid.

Antisipasi Kehadiran Harry Kane

Di sisi lain, Bayern Munchen sangat berharap Harry Kane dapat kembali bermain dalam leg pertama perempat final Liga Champions pada Selasa (7/4/2026). Striker tim nasional Inggris ini sempat absen saat Bayern Munchen berhasil membalikkan keadaan untuk menang 3-2 atas Freiburg di Bundesliga, Sabtu (4/4/2026), seperti diberitakan Edisi Indonesia.

Absennya Kane dalam pertandingan melawan Freiburg dianggap sebagai langkah pencegahan demi memastikan ia benar-benar siap untuk menghadapi Real Madrid. Cedera pergelangan kaki masih menjadi perhatian, namun optimisme tinggi meliputi kondisi pemulihannya.

Rekan satu tim Kane, Joshua Kimmich, mengungkapkan harapannya. “Saya berharap dia akan fit pada hari Selasa,” katanya. Eberl juga menyampaikan keyakinan serupa, menyebut bahwa tim fisioterapis bekerja keras untuk pemulihan Kane.

“Para fisioterapis sedang mengusahakannya. Dia terus berlatih di lapangan, menerima perawatan. Kami yakin dia akan pulih,” ujar Max Eberl. Pelatih Bayern Munchen, Vincent Kompany, turut memberikan sinyal positif, “Saya merasa dia akan berhasil.”

Bayern Munchen, yang telah enam kali menjuarai Liga Champions, menjadikan kompetisi Eropa sebagai target utama musim ini. Peran Harry Kane sangat vital dengan 48 gol dalam 40 pertandingan di semua kompetisi musim ini, sehingga kehadirannya sangat dinantikan untuk menaklukkan magis Santiago Bernabeu.

Recommended