Penampilan gemilang penyerang Persija Jakarta, Eksel Runtukahu, memicu perhatian pelatih Mauricio Souza. Souza secara terbuka menyuarakan harapannya agar Eksel mendapat kesempatan untuk memperkuat Timnas Indonesia, mengingat kemampuan mumpuni yang ditunjukkan sang striker berusia 27 tahun itu, seperti dilansir dari Bola.
Eksel Runtukahu menjadi bintang lapangan bagi tim berjulukan Macan Kemayoran setelah berhasil menyumbangkan dua dari tiga gol kemenangan atas Persebaya Surabaya. Dalam laga pekan ke-27 Super League musim 2025/2026 yang berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta Pusat, pada Sabtu (11/4/2026) malam WIB, Persija berhasil melumat Persebaya dengan skor telak 3-0.
Dua gol yang dicetak Eksel terjadi pada menit ke-53 melalui tendangan melengkung dan menit ke-75 dengan sontekan manis. Satu gol Persija lainnya dicetak oleh Allano Lima dari titik penalti pada menit ke-16. Kemenangan ini mempertegas dominasi Persija sepanjang pertandingan dan meningkatkan kepercayaan diri tim.
Mauricio Souza tidak ragu memberikan pujian setinggi langit kepada Eksel Runtukahu pasca-pertandingan. “Eksel hari ini adalah pemain terbaik bagi saya. Menjawab pertanyaan sebelumnya, menurut saya dia memang layak bersaing untuk Timnas Indonesia,” ujar Souza dalam konferensi pers.
Pelatih asal Brasil tersebut menambahkan bahwa Eksel memiliki “potensi luar biasa dan juga pribadi yang hebat.” Meskipun sempat mengalami inkonsistensi, penampilan Eksel di laga tersebut dinilai sangat bagus oleh Souza.
Dukungan untuk Eksel tidak hanya datang dari pelatihnya. Publik dan para suporter Persija Jakarta di media sosial juga menyerukan agar Eksel Runtukahu diberi kesempatan membela Timnas Indonesia, khususnya untuk Piala AFF 2026. Ia dianggap sebagai salah satu penyerang domestik yang paling layak mendapatkan panggilan.
Peluang di Piala AFF 2026
Piala AFF 2026 dijadwalkan akan berlangsung antara 24 Juli hingga 26 Agustus 2026. Turnamen ini tidak masuk dalam kalender resmi FIFA. Oleh karena itu, Timnas Indonesia kemungkinan besar akan menurunkan skuad yang didominasi oleh pemain-pemain yang berkompetisi di liga domestik, termasuk Super League.
Situasi ini membuka peluang besar bagi pemain-pemain lokal seperti Eksel Runtukahu untuk mendapatkan tempat di skuad Garuda. Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, kabarnya akan memprioritaskan para pemain dari Super League untuk kejuaraan tersebut.
Merespons dukungan yang mengalir, Eksel Runtukahu menunjukkan sikap rendah hati. “Ya saya tidak berharap untuk ke situ,” kata Eksel dalam konferensi pers. “Tapi, saya akan memberikan yang terbaik untuk tim, kalau memang dari Tuhan ada kesempatan buat ke Timnas, saya akan memberikan yang terbaik untuk itu. Terima kasih,” tambahnya, dikutip dari Okezone.
Statistik dan Perjuangan di Lini Depan Persija
Sejauh musim ini, Eksel Runtukahu telah mengoleksi enam gol dan dua assist dari 18 penampilannya bersama Persija. Namun, waktu bermainnya terbilang terbatas karena ketatnya persaingan di lini depan tim.
Sebelumnya, Eksel Runtukahu jarang tampil sebagai starter. Dalam sembilan pertandingan sebelumnya, ia lebih sering menghangatkan bangku cadangan, digantikan oleh striker lain seperti Gustavo Almeida atau Alaeddine Ajaraie. Namun, kesempatan menjadi starter melawan Persebaya berhasil dimanfaatkan Eksel untuk menunjukkan kualitasnya. Eksel berhasil menjadi pemain tersubur ketiga di tim musim ini, di bawah Maxwell Souza dengan 14 gol dan Allano Lima dengan tujuh gol.
Eksel mengungkapkan bahwa persaingan di Persija ia anggap sebagai motivasi. “Buat saya, pemain-pemain yang datang ke Persija, saya anggap bukan saingan, tapi saudara saya. Buat motivasi saya, ya kita saling bicara buat tim ini siapa yang lebih bagus, pasti dia akan main. Dan posisi saya striker lokal saya sangat bangga dan senang bisa ada senior-senior kayak Gustavo, ada striker yang baru datang juga. Saya sangat senang dan saya belajar dari dia, dan saya sabar untuk bermain sama mereka,” tutup Eksel, seperti diberitakan Okezone.