Mantan pemain tim nasional Prancis, Emmanuel Petit, secara terbuka memberikan peringatan keras kepada Cesc Fabregas untuk tidak menerima posisi pelatih di Chelsea pada Jumat, 24 April 2026. Petit menilai kondisi internal klub asal London Barat tersebut saat ini sedang tidak kondusif bagi perkembangan karier pelatih muda.
Kekosongan kursi kepelatihan di Stamford Bridge terjadi setelah manajemen Chelsea resmi memecat Liam Rosenior pada Rabu, 22 April 2026. Dilansir dari Bola, Fabregas yang kini menukangi Como 1907 menjadi salah satu kandidat kuat menyusul performa apiknya di kompetisi Italia.
Petit menegaskan bahwa Fabregas sebaiknya tetap fokus pada potensi peluang di masa depan bersama Barcelona daripada mengambil risiko di Chelsea. Ia menggambarkan situasi mantan klubnya tersebut sebagai lingkungan yang tidak stabil baik bagi manajer maupun pemain.
"Cesc Fabregas ke Chelsea? Tidak, tidak, tidak. Jika harus memilih antara Chelsea dan Barcelona, Anda pasti memilih Barcelona, bukan Chelsea. Chelsea itu berantakan. Benar-benar berantakan," kata Emmanuel Petit, Mantan Gelandang Arsenal.
Senada dengan Petit, legenda Chelsea John Terry juga menyampaikan pesimistisnya terhadap daya tarik klub di bursa pelatih saat ini. Terry meragukan manajer kelas atas bersedia bergabung mengingat adanya potensi penjualan pemain kunci dan absennya tim dari kompetisi Eropa musim depan.
Keputusan mendepak Liam Rosenior diambil manajemen setelah tim menelan lima kekalahan beruntun di Liga Inggris tanpa mencetak satu gol pun. Catatan buruk ini menyamai rekor terburuk klub yang pernah terjadi pada tahun 1912 silam.
Rosenior yang baru menjabat selama empat bulan hanya mampu mencatatkan sebelas kemenangan dari 23 pertandingan di seluruh kompetisi. Kekalahan telak 0-3 dari Brighton menjadi laga terakhir yang memicu hilangnya kesabaran petinggi klub terhadap kinerjanya.
Saat ini, Chelsea tertahan di peringkat kedelapan klasemen sementara dengan perolehan 48 poin. Tim berjuluk The Blues tersebut terpaut tujuh angka dari Liverpool yang menempati zona kualifikasi Liga Champions di posisi kelima.
Untuk mengisi kekosongan jabatan pelatih kepala, manajemen telah menunjuk Calum McFarlane sebagai pelatih interim. McFarlane dijadwalkan memimpin skuat Chelsea hingga kompetisi musim ini berakhir.