Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, meminta Federasi Futsal Indonesia (FFI) untuk segera meningkatkan standar tata kelola organisasi demi mengimbangi lonjakan prestasi tim nasional di level internasional. Penegasan tersebut disampaikan Erick saat membuka Kongres Biasa FFI 2026 di Jakarta Pusat pada Selasa pagi, 12 Mei 2026.
Dilansir dari Bola, dorongan untuk melakukan perbaikan manajerial ini muncul menyusul rencana besar Indonesia untuk mengajukan diri sebagai tuan rumah Piala Dunia Futsal 2028. Erick menekankan bahwa keberhasilan di lapangan harus didukung oleh kesiapan administratif yang profesional agar penyelenggaraan ajang global tidak mengalami kendala teknis.
"Futsal hari ini kalau kita melihat grafiknya, luar biasa. Karena ini sudah mulai naik kelas, organisasinya harus naik kelas. Inilah yang selalu tertinggal di bangsa ini," kata Erick Thohir, Ketua Umum PSSI. Ia juga memperingatkan FFI agar tidak mengalami kekacauan organisasi saat nantinya dipercaya menggelar turnamen internasional skala besar.
Data prestasi menunjukkan kemajuan signifikan Timnas Futsal Indonesia yang kini menduduki peringkat 14 dunia, naik dari posisi sebelumnya di peringkat 24. Capaian tersebut mencakup gelar juara Piala AFF Futsal 2024, medali emas SEA Games 2025, hingga keberhasilan menjadi finalis Piala Asia Futsal 2026 dan runner-up Piala AFF 2026.
Erick Thohir, yang juga menjabat sebagai Menteri Pemuda dan Olahraga RI, menyatakan bahwa ekosistem futsal saat ini didukung oleh pertumbuhan di tingkat grassroot melalui kompetisi pelajar dan universitas. Adanya investasi dari sektor swasta serta daya beli masyarakat menjadi faktor kunci yang memperkuat struktur industri futsal nasional.
Selain memberikan evaluasi, Erick menyatakan bahwa PSSI tidak menutup diri untuk belajar dari kesuksesan skema pengembangan yang diterapkan oleh FFI. Ia menginstruksikan adanya pertukaran ilmu dan praktik terbaik antara PSSI dan FFI guna mempercepat kemajuan sepak bola dan futsal secara beriringan tanpa adanya sekat senioritas organisasi.
Saat ini, FFI tengah memfokuskan persiapan untuk bertindak sebagai tuan rumah Piala Asia Futsal 2028 sebagai langkah awal sebelum menuju target penyelenggaraan Piala Dunia Futsal pada tahun yang sama.